Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kisah Haru Alfi: Mahasiswi Purwakarta Nyaris Gagal Sidang Akhir, Dibantu Om Zein Usai Datangi Rumahnya

    29 Juni 2026

    Bertemu di Gempungan Nagrak, Bupati Purwakarta Om Zein Beri Bantuan Cepat untuk Anak Sakit

    26 Juni 2026

    Farhan: Baznas Harus Jadi Garda Depan Mengurangi Ketimpangan Sosial di Kota Bandung

    26 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    kesatu.co
    • Home
    • News
    • Edukasiana
    • Ekbis
    • Humaniora
    • Lifestyle
    • Ragam
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Otomotif
    kesatu.co
    Beranda ยป GEMPOLIN Ubah Cara Warga Kelola Sampah, Ribuan Rumah di Gempolsari Mulai Terlibat
    News

    GEMPOLIN Ubah Cara Warga Kelola Sampah, Ribuan Rumah di Gempolsari Mulai Terlibat

    By Redaksi24 Juni 20262 Mins Read

    Judul:

    GEMPOLIN Ubah Cara Warga Kelola Sampah, Ribuan Rumah di Gempolsari Mulai Terlibat

    Caption:
    Program GEMPOLIN di Kelurahan Gempolsari, Kota Bandung, mendorong warga mengelola sampah sejak dari rumah melalui edukasi, pendataan, hingga pemanfaatan teknologi digital.

    KESATU.CO – Upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus diperkuat di Kota Bandung. Salah satunya melalui Program GEMPOLIN (Gerakan Bersama Warga Gempolsari Mengelola Sampah) yang mengajak warga Kelurahan Gempolsari untuk lebih aktif memilah, mengolah, dan memanfaatkan sampah sejak dari lingkungan rumah tangga.

    Program tersebut diawali dengan pelatihan kader pada Mei 2026 yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung dan sejumlah mitra. Para kader tidak hanya dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga kemampuan komunikasi agar mampu mengedukasi masyarakat secara efektif.

    Selanjutnya, kader GEMPOLIN melakukan sosialisasi langsung ke rumah-rumah warga di 10 RW. Hasil pendataan menunjukkan sebanyak 2.513 rumah dengan total 9.975 jiwa berhasil terdata. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen warga diketahui telah melakukan pemilahan sampah organik dari rumah masing-masing.

    Kasi Ekbang Kelurahan Gempolsari Kecamatan Bandung Kulon Kota Bandung, Wahidin Sinaga, S.AB., M.AP, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan keterlibatan aktif warga, Rabu (24/06/2026)

    Menurut Wahidin, pendekatan yang dilakukan tidak sebatas edukasi, tetapi juga menghadirkan sistem yang memudahkan masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih tertib dan berkelanjutan.

    Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah penggunaan Aplikasi GEMPOLIN yang membantu proses pendataan dan permintaan pengangkutan sampah. Melalui sistem tersebut, pengurus RT dan RW dapat mengajukan permintaan pengangkutan secara digital sehingga proses pelayanan menjadi lebih terukur dan terdokumentasi dengan baik.

    Program ini juga didukung petugas GOBER yang mampu mengolah sampah hingga sekitar 350 kilogram per hari. Sampah yang terkumpul tidak hanya diangkut, tetapi juga dipilah dan diolah guna mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

    Selain menyasar rumah tangga, GEMPOLIN turut melibatkan pelaku usaha melalui pelatihan UMKM ramah lingkungan. Para pelaku usaha didorong untuk mengurangi sampah kemasan serta memanfaatkan bahan yang masih memiliki nilai guna.

    Baca Juga: Kemarau Lebih Kering dan Panjang, Waspadai Beberapa Penyakit Ini

    Program ini juga memperkenalkan pemanfaatan sampah organik menjadi kompos, pupuk cair organik, hingga budidaya maggot yang dapat digunakan sebagai pakan ikan dan ternak.

    Melalui rangkaian kegiatan tersebut, GEMPOLIN menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari langkah sederhana. Dengan dukungan teknologi, edukasi, dan semangat gotong royong, program ini diharapkan mampu mewujudkan Kelurahan Gempolsari yang lebih bersih, produktif, dan ramah lingkungan.

    Gempol Kecamatan pengelolaan sampah sampah
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Related Posts

    Kisah Haru Alfi: Mahasiswi Purwakarta Nyaris Gagal Sidang Akhir, Dibantu Om Zein Usai Datangi Rumahnya

    29 Juni 2026

    Bertemu di Gempungan Nagrak, Bupati Purwakarta Om Zein Beri Bantuan Cepat untuk Anak Sakit

    26 Juni 2026

    Farhan: Baznas Harus Jadi Garda Depan Mengurangi Ketimpangan Sosial di Kota Bandung

    26 Juni 2026
    TERPOPULER
    News

    Kisah Haru Alfi: Mahasiswi Purwakarta Nyaris Gagal Sidang Akhir, Dibantu Om Zein Usai Datangi Rumahnya

    By Redaksi29 Juni 2026

    Kisah haru Alfi, mahasiswi Purwakarta yang nyaris gagal sidang akhir karena biaya. Berkat datangi rumah Bupati Om Zein (Saepul Bahri Binzein

    Bertemu di Gempungan Nagrak, Bupati Purwakarta Om Zein Beri Bantuan Cepat untuk Anak Sakit

    26 Juni 2026

    Purwakarta Lautan Cahaya: Om Zein bersama Ribuan Warga dalam Pawai Obor Tahun Baru Islam 1448 H

    15 Juni 2026

    Farhan: Baznas Harus Jadi Garda Depan Mengurangi Ketimpangan Sosial di Kota Bandung

    26 Juni 2026

    KDM Ajak Masyarakat Desa Jaga Lingkungan dan Sumber Daya Alam

    26 Juni 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kontak
    © 2026 kesatu.co

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.