KESATU.CO – BANDUNG, Menetapkan target pasar merupakan elemen dan strategi penting agar performa serta kinerja sebuah industri tetap kinclong.
Hal itu pun berlaku bagi Agen Pemegang Merek (APM) Toyota Motor Corporation, PT Toyota Astra Motor (TAM)).
Agar kinerja penjualannya tetap berkilau dan tetap merajai pasar otomotif nasional PT TAM memiliki bidikan baru. Adalah segmen bisnis yang menjadi sasarannya.
Lalu, apa hal yang mendasari masuknya segmen bisnis sebagai target pasar terbaru anak usaha PT Astra International Tbk itu?
Andreas Fajaruddin, Area Management PT TAM West Java, mengiyakan bahwa pihak ya mulai membidik segmen bisnis dan kelakuan usaha.
Hal itu, ujarnya, seiring dengan kesiapan jajarannya merilis varian Commercial Vehicle terbarunya, Toyota Hilux Rangga.
Andreas Fajaruddin mengemukakan, sejatinya, pihaknya memperkenalkan Toyota Hilux Rangga saat bergulirnya Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 di Bandung.
“Benar. Saat itu, kami memperkenalkan Toyota Hilux Rangga pada GIIAS 2023 Tapi, yang kami hadirkan saat itu adalah prototype,” kata Andreas Fajaruddin, pada sela-sela Test Drive Toyota Hilux Rangga di Kiara Artha Park Bandung, belum lama ini.
Rencananya, ungkap Andreas Fajaruddin, pihaknya merilis Toyota Hilux Rangga pada awal triwulan IV tahun ini atau sekitar Oktober 2024.
Model commercial vehicle ini, tuturnya, berbasis Internal Combustion Engine (ICE) atau berbahan bakar minyak.
“Ada dua tipe. Pertama, engine gasoline (petrol) alias bensin berkapasitas 2.0 Liter. Model ini bertransmisi manual. Kedua, engine gasoil (disel) berkapasitas 2.4 Liter,” jelas dia.
Khusus tipe disel, tambahnya, Toyota Hilux Rangga tidak hanya bertransmisi manual, tetapi juga automatic.
Bicara soal proyeksi penjualan dan harga jual Toyota Hilux Rangga, Andreas Fajaruddin belum bersedia mengungkapkannya. (*)
