KESATUCO -Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Tournament dan Festival Karate Piala Bupati Sukabumi III Se-Jawa Barat Tahun 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana penting dalam membangun karakter, sportivitas, dan persaudaraan antar atlet.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Kejurda Karate yang digelar di GOR Venue Tinju, Palabuhanratu, Sabtu 10 Januari 2026.
Kejuaraan ini diikuti ratusan karateka dari berbagai perguruan dan daerah di Jawa Barat yang bertanding di 704 kelas.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Sukabumi: PERWARI Mitra Strategis Perkuat Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045
“Kejuaraan ini tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, dan persaudaraan di antara para atlet,” ujar Asep Japar.
Menurut Bupati, Kejurda Karate Piala Bupati Sukabumi III memiliki peran strategis dalam pembinaan dan pengembangan atlet, khususnya cabang olahraga karate.
Ajang ini dinilai mampu menjadi wadah pembelajaran mental bertanding sekaligus memperkuat silaturahmi antar karateka se-Jawa Barat.
Baca Juga: Efisensi Anggaran, Bupati Purwakarta Om Zein Berlakukan Sistem Kerja FWA Setiap Kamis
Ia pun berpesan agar seluruh atlet menampilkan kemampuan terbaik, bertanding secara maksimal, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play.
Kemenangan, lanjutnya, harus diraih secara terhormat, sementara kekalahan harus diterima dengan sikap lapang dada.
“Persaingan hanya ada di arena pertandingan. Di luar arena, kita semua adalah saudara, bagian dari keluarga besar karate Indonesia,” tegasnya.
Baca Juga: Bobby Maulana: Pencak Silat Pilar Budaya dan Pembentukan Karakter Generasi Muda Sukabumi
Selain kepada atlet, Bupati juga mengingatkan para wasit dan juri agar memimpin pertandingan secara profesional, objektif, dan adil sesuai dengan ketentuan yang berlaku, demi menjaga kualitas dan kredibilitas kejuaraan.
Asep Japar berharap Kejurda Karate Piala Bupati Sukabumi III mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang kelak dapat mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“Melalui kejuaraan seperti ini, kita berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang membawa nama baik Sukabumi,” harapnya.
Sementara itu, Ketua FORKI Kabupaten Sukabumi, M. Kamaludin Zen, menyampaikan bahwa para atlet karate di Sukabumi memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Ia menegaskan komitmen FORKI dalam membenahi sistem pembinaan, termasuk dukungan pembiayaan bagi perguruan dan dojo.
Baca Juga: Ayep Zaki Tegaskan Infrastruktur Jadi Prioritas Sukabumi
“Saat ini terdapat delapan dojo aktif di Kabupaten Sukabumi. Pada 2026, kami fokus mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dengan target meraih medali emas, perak, dan perunggu,” tegasnya.
