KESATU.CO, PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein kembali menghadirkan gagasan baru untuk menjawab tantangan pengangguran di daerahnya.
Salah satu langkah strategis yang ditawarkan adalah menghadirkan program Tani Lembur Harepan, dirancang khusus bagi generasi muda yang belum terserap oleh dunia industri.
Om Zein menegaskan, tidak semua lulusan sekolah maupun angkatan kerja memiliki peluang yang sama untuk bekerja di sektor industri.
Kondisi ini menuntut adanya solusi nyata agar mereka tetap memiliki sumber penghasilan.
Baca Juga: ION UT: Mobil Listrik yang Ingin Jadi Ikon Gaya Hidup Baru
“Saya pastikan tidak semua bisa bekerja di dunia industri. Lantas agar tetap bisa berpenghasilan, harus lari ke sektor mana?” ujar Om Zein pada Kamis, 2 Oktober 2025.
Jawabannya, lanjut bupati, adalah sektor pertanian dan peternakan. Dua bidang tersebut dinilai masih memiliki potensi besar untuk digarap, terutama jika dilakukan dengan pendekatan modern dan berbasis bisnis.
“Sektor pertanian dan peternakan yang paling tepat. Karena itu, kita akan desain program bernama Tani Lembur Harepan,” jelasnya.
Menurut Om Zein, program Tani Lembur Harepan bukan hanya sebatas kegiatan bertani atau beternak biasa.
Baca Juga: Temuan Kasus Gangguan Mental di Babakan Asih, Farhan Pastikan Bakal Ditangani
Lebih dari itu, program ini akan menjadi pusat pelatihan dan kajian bagi generasi muda Purwakarta.
“Program ini akan menjadi pusat latihan dan kajian generasi muda supaya matang menguasai bisnis pertanian dan peternakan dari nol hingga menjadi raja,” tegasnya.
Bupati menyebut, data pengangguran di Purwakarta tahun lalu tercatat sekitar 38 ribu orang. Tahun ini, angka tersebut sudah berkurang menjadi 35 ribu.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah, diperkirakan pengangguran bisa berkurang lagi sekitar 3 ribu orang di tahun berjalan.
Meski begitu, Om Zein menyadari masih ada sekitar 32 ribu warga yang belum memiliki pekerjaan.
Menurutnya, dalam tiga tahun mendatang, sektor industri diperkirakan hanya mampu menyerap sekitar 15 ribu angkatan kerja. Sisanya, harus diarahkan ke sektor lain.
“Nah, untuk sisa yang belum terserap di dunia industri akan lari kemana? Om Zein sudah bikin konsepnya. Kita rumuskan program Tani Lembur Harepan untuk melatih mereka tetap berpenghasilan,” ucapnya.
Baca Juga: GIIAS Bandung 2025 Jadi Panggung Optimisme Otomotif Nasional
Program ini akan menyasar para pemuda yang ingin membangun kemandirian ekonomi.
Melalui pelatihan, mereka akan dibekali pengetahuan mulai dari dasar pertanian, pengolahan hasil, hingga strategi pemasaran.
Dengan begitu, diharapkan mereka mampu menjadi pengusaha muda di bidang agribisnis.
Selain itu, Tani Lembur Harepan juga akan difokuskan pada pembangunan ekosistem yang terintegrasi.
Mulai dari penyediaan lahan, akses permodalan, hingga pendampingan dari tenaga ahli.
“Kita siapkan sistem yang matang, sehingga anak-anak muda tidak hanya belajar, tapi juga langsung praktik hingga bisa mandiri,” tutur Om Zein.
Bupati optimistis, dengan adanya program ini, sektor pertanian dan peternakan di Purwakarta akan kembali bergairah.
Apalagi, wilayah Purwakarta memiliki potensi lahan yang cukup luas serta pasar yang menjanjikan.
Om Zein menilai, membangun sektor pertanian bukan hanya soal ketersediaan pangan, tetapi juga membuka lapangan kerja baru.
Dengan demikian, program Tani Lembur Harepan tidak hanya bermanfaat untuk generasi muda, melainkan juga bagi masyarakat luas.
“Kalau ini berjalan sesuai harapan, Purwakarta tidak hanya dikenal dengan kawasan industri, tetapi juga bisa melahirkan raja-raja muda di sektor pertanian dan peternakan,” ungkapnya penuh semangat.
Baca Juga: SUV HYBRID TERBARU BAIC BJ30 HADIR DI BANDUNG DENGAN HARGA KHUSUS SELAMA GIIAS 2025 – BANDUNG
Dengan konsep tersebut, Bupati Om Zein berharap angka pengangguran di daerahnya dapat ditekan secara signifikan.
Lebih dari itu, ia ingin memastikan bahwa generasi muda memiliki masa depan yang cerah dengan pilihan pekerjaan yang beragam, tidak hanya bergantung pada dunia industri.
“Program Tani Lembur Harepan akan menjadi ikon baru pembangunan Purwakarta, sekaligus menjadi role model bagi daerah lain dalam memberdayakan potensi lokal untuk menyejahterakan masyarakat,” kata Om Zein.***
