KESATU.CO, PURWAKARTA — Suasana gembira dan penuh tawa menyelimuti Desa Wanakerta, Kabupaten Purwakarta. Setelah bertahun-tahun harus akrab dengan kubangan air dan debu akibat jalanan yang rusak parah, warga desa akhirnya bisa bernapas lega.
Sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya perbaikan jalan di wilayah mereka, emak-emak alias ibu-ibu warga setempat menggelar aksi unik, yakni tradisi ngaliwet bersama langsung di atas jalan yang baru saja mulus diaspal.
Beralaskan daun pisang yang digelar memanjang di tepi jalan baru, puluhan ibu-ibu tampak kompak menyajikan nasi liat lengkap dengan lauk-pauk khas Sunda seperti ikan asin, tahu, tempe, sambal, dan lalapan.
Aroma harum nasi liat yang menyerbak seolah menjadi simbol kebahagiaan warga yang kini tak lagi harus melewati jalur tengkorak saat beraktivitas sehari-hari.
“Kami sangat bersyukur sekali. Sudah lama jalan ini rusak dan sering membuat warga mengeluh, terutama saat musim hujan karena licin dan berlubang. Sekarang jalannya sudah mulus seperti tol. Makanya ibu-ibu di sini sepakat bikin acara ngaliwet bareng untuk merayakannya,” ujar salah seorang warga dengan wajah sumringah.
Dukungangan Om Zein dan Komitmen Pembangunan Purwakarta
Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein. Pimpinan daerah yang dikenal dekat dengan masyarakat ini mengapresiasi inisiatif warga Desa Wanakerta dalam menyambut infrastruktur baru dengan cara yang kental akan nilai kebersamaan dan gotong royong.
Dalam pesanya, Om Zein menyampaikan bahwa perbaikan jalan desa merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah untuk mendongkrak roda perekonomian masyarakat.
Akses jalan yang baik dipastikan akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan lokal.
“Melihat senyum ibu-ibu dan warga hari ini adalah kebahagiaan terbesar bagi kami di pemerintahan. Pembangunan infrastruktur jalan ini memang hak warga yang sudah lama dinantikan,” kata Om Zein di hadapan para warga.
Pesan Penting: Warga Harus Ikut Rawat Jalan dan Bersihkan Irigasi
Namun, di balik perayaan tersebut, Bupati Purwakarta juga menitipkan pesan penting bagi seluruh lapisan masyarakat Desa Wanakerta.
Om Zein menekankan bahwa membangun infrastruktur itu mudah, namun yang paling menantang adalah bagaimana merawatnya agar tetap awet dan bisa dinikmati dalam jangka panjang.
Ia secara khusus meminta warga, terutama para pemuda dan bapak-bapak, untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga kualitas jalan baru tersebut.
Salah satu poin krusial yang ia soroti adalah pengelolaan sistem drainase dan irigasi di sekitar jalan.
“Jalan mulus ini harus kita jaga bersama. Musuh utama aspal adalah air yang menggenang. Oleh karena itu, saya berpesan agar warga rutin bergotong royong membersihkan irigasi dari sampah. Jangan biarkan saluran air tersumbat yang akhirnya meluap ke jalan dan merusak aspal,” tegas Om Zein.
Acara syukuran tersebut ditutup dengan doa bersama dan makan siang ngaliwet yang melibatkan seluruh warga desa beserta jajaran pemerintah daerah.
Dengan infrastruktur yang kini telah prima, warga Desa Wanakerta optimistis menyongsong geliat ekonomi baru yang lebih lancar dan nyaman.**
