Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kisah Haru Alfi: Mahasiswi Purwakarta Nyaris Gagal Sidang Akhir, Dibantu Om Zein Usai Datangi Rumahnya

    29 Juni 2026

    Bertemu di Gempungan Nagrak, Bupati Purwakarta Om Zein Beri Bantuan Cepat untuk Anak Sakit

    26 Juni 2026

    Farhan: Baznas Harus Jadi Garda Depan Mengurangi Ketimpangan Sosial di Kota Bandung

    26 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    kesatu.co
    • Home
    • News
    • Edukasiana
    • Ekbis
    • Humaniora
    • Lifestyle
    • Ragam
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Otomotif
    kesatu.co
    Beranda ยป Kemarau Lebih Kering dan Panjang, Waspadai Beberapa Penyakit Ini
    News

    Kemarau Lebih Kering dan Panjang, Waspadai Beberapa Penyakit Ini

    By Redaksi24 Juni 20262 Mins Read

    KESATU.CO – Dinas Kesehatan Jawa Barat menganjurkan masyarakat menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit saat musim kemarau yang tahun ini diprediksi lebih kering dan panjang. Beberapa penyakit yang biasa muncul saat kemarau ekstrem, di antaranya diare, inspeksi saluran pernafasan (ISPA), dehidrasi dan malnutrisi.

    Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Vini Adiani Dewi menuturkan, musim kemarau esktrem mengakibatkan pasokan air bersih menurun sehingga kebersihan berkurang. Kondisi itu menjadikan virus dan bakteri terkonsentrasi sehingga beberapa penyakit berkembang, seperti diare.

    Selain air bersih berkurang, musim kemarau juga biasanya disertai kondisi udara yang lembab. Hal itu berisiko mengakibatkan dehidrasi atau tubuh kehilangan cairan saat suhu tinggi. Waspadai pula kondisi suhu tubuh meningkat secara drastis (heatstroke).

    “Apabila mengalami gejala suhu tubuh lebih dari 40 derajat celsius, kulit panas dan merah, pusing, muntah, segera cari pertolongan medis,” ucap Vini, Minggu (21/6/2026).

    Baca Juga: Sampah Organik Pasirlayung: Kolaborasi Warga, Maggot, dan Ternak Ayam

    Penyakit lain yang biasanya menyerang tubuh saat kemarau adalah ISPA. Penyakit tersebut muncul karena asap dan kualitas udara yang buruk saat kemarau.

    Kemarau panjang juga mengakibatkan kekeringan sehingga mengurangi produksi pangan. Malnutrisi merupakan kondisi yang bisa muncul karena kondisi itu.

    Untuk menghindari berbagai penyakit, masyarakat diimbau melakukan langkah preventif, seperti minum dan istirahat yang cukup, menggunakan payung atau topi saat beraktivitas di bawah terik matahari serta mengonsumsi makanan bergizi.

    Langkah penting lain yang perlu dilakukan yakni menjaga kebersihan lingkungan dan menanam pohon.

    Bakteri Dinas Kesehatan Dinkes Jabar Kemarau kepala dinas
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Related Posts

    Kisah Haru Alfi: Mahasiswi Purwakarta Nyaris Gagal Sidang Akhir, Dibantu Om Zein Usai Datangi Rumahnya

    29 Juni 2026

    Bertemu di Gempungan Nagrak, Bupati Purwakarta Om Zein Beri Bantuan Cepat untuk Anak Sakit

    26 Juni 2026

    Farhan: Baznas Harus Jadi Garda Depan Mengurangi Ketimpangan Sosial di Kota Bandung

    26 Juni 2026
    TERPOPULER
    News

    Kisah Haru Alfi: Mahasiswi Purwakarta Nyaris Gagal Sidang Akhir, Dibantu Om Zein Usai Datangi Rumahnya

    By Redaksi29 Juni 2026

    Kisah haru Alfi, mahasiswi Purwakarta yang nyaris gagal sidang akhir karena biaya. Berkat datangi rumah Bupati Om Zein (Saepul Bahri Binzein

    Bertemu di Gempungan Nagrak, Bupati Purwakarta Om Zein Beri Bantuan Cepat untuk Anak Sakit

    26 Juni 2026

    Purwakarta Lautan Cahaya: Om Zein bersama Ribuan Warga dalam Pawai Obor Tahun Baru Islam 1448 H

    15 Juni 2026

    Farhan: Baznas Harus Jadi Garda Depan Mengurangi Ketimpangan Sosial di Kota Bandung

    26 Juni 2026

    KDM Ajak Masyarakat Desa Jaga Lingkungan dan Sumber Daya Alam

    26 Juni 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kontak
    © 2026 kesatu.co

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.