KESATU.CO, PURWAKARTA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam membenahi infrastruktur jalan tidak pernah surut, meski kondisi keuangan daerah sedang mengalami pengetatan.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein menegaskan bahwa efisiensi kas daerah tidak akan menghentikan proyek perbaikan dan pembangunan jalan di wilayahnya.
Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Om Zein saat berdialog dalam siaran Radio Pro FM Purwakarta. Dalam kesempatan itu, ia memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa sektor infrastruktur tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah, terlepas dari dinamika Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sedang berkurang.
Strategi Mengunci Pajak Kendaraan untuk Jalan
Di hadapan para pendengar, Om Zein membeberkan kunci sukses Pemkab Purwakarta dalam menjaga keberlangsungan proyek fisik setiap hari.
Menurutnya, rahasia utama dari konsistensi ini adalah alokasi dana khusus yang tidak boleh diganggu gugat oleh program lain.
“Sumber uang dari pajak kendaraan bermotor dan biaya balik nama kendaraan bermotor jangan diganggu untuk apapun kecuali untuk infrastruktur jalan,” tegas Om Zein saat berdialog.
Langkah mengunci pos penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) ini dinilai sebagai keputusan strategis.
Dengan mematok pendapatan tersebut khusus untuk sektor jalan, pemerintah daerah memiliki kepastian arus kas (cash flow) yang stabil untuk membiayai pengerjaan infrastruktur secara berkelanjutan.
Pembangunan Bertahap dan Butuh Proses
Meski anggaran khusus telah disiapkan, Om Zein meminta masyarakat untuk memahami kondisi lapangan serta keterbatasan yang ada. Pembangunan seluruh ruas jalan di Purwakarta tentu tidak bisa diselesaikan secara instan dalam waktu singkat.
Ia menekankan pentingnya keterbukaan antara pemerintah dan warga terkait tahapan pembangunan yang sedang maupun akan berjalan.
“Saya fikir ini penting untuk semua masyarakat tahu bahwa semua butuh proses,” ungkap Om Zein.
Pemkab Purwakarta memilih pendekatan pragmatis dengan memastikan adanya progres pengerjaan di lapangan setiap harinya. Daripada memberikan janji bombastis, fokus utama pemerintah saat ini adalah konsistensi pengerjaan secara bertahap namun merata.
“Yang paling penting setiap hari ada yang kita kerjakan, semua pembangunan akan dikerjakan secara bertahap,” pesan Om Zein menutup perbincangan.
Dampak Positif Bagi Aksesibilitas Warga
Strategi yang diterapkan oleh Om Zein ini membawa angin segar bagi mobilitas warga Purwakarta. Jalan yang mantap tidak hanya mempermudah akses transportasi harian, tetapi juga mendorong konektivitas antardesa dan pergerakan ekonomi lokal.
Beberapa poin utama dari fokus pembangunan infrastruktur ini antara lain:
1. Kepastian Anggaran: Dana dari PKB dan BBNKB diisolasi khusus untuk pengerjaan jalan, sehingga tidak terpengaruh efisiensi pos anggaran lain.
2. Progres Harian: Penanganan masalah jalan dilakukan secara berkelanjutan setiap hari di berbagai titik lokasi.
3. Pemerataan Akses: Pembangunan bertahap menyasar ruas jalan strategis guna memperlancar arus barang dan jasa di seluruh wilayah Purwakarta.
Melalui transparansi dan konsistensi ini, Pemkab Purwakarta membuktikan bahwa keterbatasan APBD bukan menjadi penghalang untuk terus merealisasikan hak masyarakat atas infrastruktur yang layak dan aman.
Warga pun diharapkan dapat terus mendukung dan mengawasi setiap tahapan pengerjaan di lapangan agar hasil pembangunan dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang.***
