KESATU.CO, SUKABUMI – Suasana Pendopo Sukabumi, Sabtu (5/9/2026), dipenuhi ratusan anak dari berbagai penjuru Kabupaten Sukabumi. Mereka datang dari 30 kecamatan untuk mengikuti khitanan massal yang digelar Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) itu tak sekadar menjadi agenda tahunan. Bupati Sukabumi Asep Japar bahkan mendorong agar khitanan massal dapat digelar secara rutin, tidak hanya menunggu momentum peringatan hari jadi daerah.
“HJKS harus banyak diisi kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Khitanan massal pun kalau bisa dilaksanakan rutin beberapa kali dalam setahun,” ujar Asep Japar.
Lebih dari 150 anak mengikuti khitanan massal tersebut. Mereka mendapat pelayanan dari tim medis yang melibatkan berbagai organisasi kesehatan dan rumah sakit.
Bupati Asep Japar bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman turut meninjau langsung pelaksanaan kegiatan. Kehadiran keduanya disambut antusias para peserta dan keluarga yang mendampingi.
Tak hanya meninjau, Bupati juga memberikan hadiah kepada anak-anak yang telah selesai menjalani proses khitan.
Asep menilai, peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi seharusnya tidak hanya dipenuhi kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi ruang untuk menghadirkan program yang manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat.
Karena itu, Pemkab Sukabumi juga menyiapkan sejumlah agenda sosial lain dalam rangkaian HJKS tahun ini.
Salah satunya program Nganjang ka Lembur, Ningali Dulur yang direncanakan menyambangi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Rencananya akan ada agenda Nganjang ka Lembur, Ningali Dulur. Kegiatan ini, Insya Allah diisi bakti sosial seperti pemberian sembako hingga air bersih kepada masyarakat,” ucapnya.
Asep pun mengapresiasi LKKS Kabupaten Sukabumi dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan sosial serupa terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Semoga yang dikhitan menjadi anak soleh, sehat, dan berakhlak mulia,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua LKKS Kabupaten Sukabumi Rina Rosmaniar Japar mengatakan, pelaksanaan khitanan massal melibatkan berbagai unsur tenaga kesehatan dan rumah sakit.
Ia bersyukur kegiatan tersebut mendapat dukungan banyak pihak sehingga lebih dari 150 anak dari berbagai kecamatan dapat mengikuti khitanan massal.
“Kegiatan khitanan ini melibatkan tim dari berbagai organisasi kesehatan dan rumah sakit. Terima kasih untuk semuanya yang telah mendukung kegiatan ini,” pungkasnya.
