KESATU.CO, PURWAKARTA — Memasuki puncak musim kemarau, ancaman kekeringan dan krisis pasokan air bersih menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein menunjukkan perhatian serta tanggung jawab penuhnya terhadap kesejahteraan warga.
Guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, Pemkab Purwakarta meluncurkan program Layanan Distribusi Air Bersih yang siap siaga melayani wilayah-wilayah terdampak.
Langkah cepat ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan air minum dan kebutuhan domestik warga selama masa krisis. Om Zein menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan hak mendasar yang tidak boleh terputus, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini.
Prioritas Utama: Pasokan Air Tetap Terjaga
Krisis air di sejumlah titik di Kabupaten Purwakarta menuntut penanganan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi. Menyadari hal tersebut, Om Zein secara langsung mendorong jajarannya untuk mengoptimalkan armada armada mobil tangki agar pasokan air terus terdistribusi secara merata ke pemukiman warga.
“Air bersih adalah kebutuhan utama. Ketika pasokan air mengalami gangguan, kami siap membantu,” tegas Om Zein saat memberikan arahan terkait sebaran layanan informasi penanganan krisis air di Purwakarta.
Melalui sinergi antara dinas terkait, badan penanggulangan bencana, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Pemkab Purwakarta mengerahkan armada armada mobil tangki yang siap melayani kebutuhan air bersih masyarakat secara cepat dan tanggap.
Air bersih yang disalurkan dipastikan memiliki kualitas yang baik dan layak untuk dimanfaatkan dalam kebutuhan harian.
Daftar Kontak Darurat Layanan Air Bersih Purwakarta
Untuk mempermudah akses masyarakat yang membutuhkan bantuan pasokan air, Pemerintah Kabupaten Purwakarta telah membuka kanal pengaduan langsung. Setiap warga Purwakarta yang mengalami gangguan atau kekurangan air bersih di wilayahnya dapat langsung menghubungi saluran resmi berikut:
Instansi / Layanan Nomor Kontak (WhatsApp / Telepon)
Pengaduan Bale Katresna 0895-6346-37015
Mako BPBD Purwakarta 0811-9937-117
Call Center PDAM Purwakarta 0811-1611-384
Melalui integrasi tiga saluran utama ini, laporan dari warga diproses secara berjenjang agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secepat mungkin tanpa birokrasi yang berbelit-belit.
Pelayanan Cepat dan Tanggap untuk Warga Terdampak
Skema penanganan krisis air ini dirancang secara terintegrasi. Ketika ada laporan masuk dari warga atau pengurus RT/RW setempat melalui salah satu nomor pengaduan di atas, tim teknis dari BPBD maupun PDAM Purwakarta akan segera memetakan lokasi dan menjadwalkan pengiriman mobil tangki air ke titik lokasi sasaran.
Om Zein menyampaikan pesan terbuka dan santun kepada seluruh masyarakat Purwakarta agar tidak ragu memanfaatkan kemudahan fasilitas layanan informasi dan bantuan ini.
“Purwakarta kesayangan Om Zein yang masih krisis air, langsung aja hubungi nomor-nomor ini ya,” ujar Om Zein mengimbau warga dengan pendekatan kekeluargaan.
Kehadiran mobil tangki air ini menjadi angin segar bagi warga yang kawasannya mengalami penurunan debit air sumur maupun gangguan saluran perpipaan. Kerja siaga ini dipastikan akan terus berlangsung selama masa krisis air akibat musim kemarau belum mereda secara menyeluruh di wilayah Purwakarta.
Komitmen Jangka Panjang Pemerintah Daerah
Selain langkah darurat berupa pengiriman tangki air bersih, Pemkab Purwakarta di bawah kepemimpinan Om Zein juga terus mengkaji langkah-langkah strategis jangka panjang.
Upaya percepatan perbaikan infrastruktur jaringan pipa, optimalisasi penampungan air, hingga pemetaan sumber mata air baru menjadi agenda penting agar krisis serupa dapat diantisipasi secara memadai pada masa mendatang.
Langkah responsif dalam mengatasi dampak musim kemarau ini membuktikan komitmen nyata Pemkab Purwakarta dalam mengedepankan pelayanan publik.
Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah dan kesadaran masyarakat untuk aktif melaporkan kendala di wilayahnya, krisis air di Kabupaten Purwakarta diharapkan dapat teratasi dengan baik.
Warga diimbau untuk tetap bijak dalam mengonsumsi air bersih selama musim kemarau berlangsung.***
