KESATU.CO – BANDUNG, Ternyata, banyak korporasi yang turut memperhatikan permasalaha sosial dan lingkungan. Satu di antaranya adalah anak usaha PT Len Industri (Persero), PT Surya Energi Indotama (SEI).
Ada bukti bahwa PT SEI punya perhatian dan turut mengusung misi sosial. Yakni, PT SEI meraih award berkenaan dengan lingkungan hidup dan permasalahan sosial. Yaitu, tampil sebagai Top CSR (Corporate Social Responsibility) 2024 pada program Kebun Pangan Jupiter Rahayudan.
Selain itu, sang nakhoda yakni Direktur Utama PT SEI, I Made Sandika Dwiantara, resmi berpredikat Top Leader on CSR Commitmen 2024.
“Dalam berbisnis, kami punya tanggung jawab secara sosial kepada masyarakat serta stakeholder. Karena itu, kami berkomitmen untuk berperan aktif mengaplikasikan program CSR secara efektif, dan berkualitas sesuai core bisnis yaitu The Renewable Energy,” tandas I Made Sandika Dwiantara.
Dia berpendapat, TOP CSR 2204 membuktikan bahwa pihaknua turut memperhatikan lingkungan sosial, yang pengaplikasiannya tidak hanya fasilitas umum tetapi juga pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat. Misalnya, melalui aktivasi Saung Tenaga Surya (STS). yang di antaranya Kebun Pangan Jupiter Rahayu.
Baca Juga: Berkat Bank BJB, BPR Indramayu Maju Bisa Terus Berkiprah, Simak Penjelasan LPS
I Made Sandika Dwiantara meneruskan, Kebun Pangan Jupiter Rahayu termasuk agenda CSR unggulan yang jajarannya gulirkan. Konsepnya, jelas dia, urban farming berbasis Renewable Energy karena terintegrasi dengan tenaga surya.
Sustainable Renewable Energy for Community Welfare, imbuhnya, menjadi goal program CSR SEI yang fokus pada Enviroment, Social dan Goverment (ESG).
Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Sigit Reliantoro, menyatakan, ada sejumlah penuntutan yang harus dipenuhi korporasi-korporasi berkenaan dengan pembangunan berkelanjutan.
Yaitu, meminimalisir dampak negatif global warming dan perubahan iklim (climate change). . (*)
