KESATU.CO – BANDUNG, Bagi para pelaku industri otomotif, Indonesia adalah pasar yang seksi. Faktanya, banyak produsen otomotif melalui masing-masing Agen Pemegang Merek (APM) yang serius menggarap pasar otomotif bumi Nusantara. Satu di antaranya Hyundai Motor Company.
Terbukti, sejak pemerintah mencanangkan target Net Zero Emission (NZE) 2060, Hyundai Motor Company menjadi produsen pertama ya g memperkenalkan Electric Vehicle (EV) alias kendaraan listrik di tanah air.
Selama empat tahun itu pula, melalui PT Hyundai Motor Indonesia Distribution (HMID), Hyundai Motor Company cukup mendominasi pasar EV nasional.
Fery, Chief Operation Officer (COO) Hyundai Gowa, selalu main dealer PT HMID, di Hyundai Gowa Jalan Jederla A Yani Baandung,, apda penyerahan Parsel Lebaran 2024, mengemukakan, secara rata-rata nasional, setiap bukannya, pihaknya men-delivery 80-100 unit model EV kepada konsumen.
Baca Juga: Soal Hasil Pemeriksaan BPK, Begini Respon OJK
Dia berpendapat, pasar elektrifikasi kendaraan di Indonesia terbuka lebar. Dasarnya, jelas Fery, selain adanya stimulus pemerintah berkenaan dengan pajak kendaraan elektrik, juga oleh gencarnya pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero).
Fery mengungkapkan, agar tetap berkiprah di Indonesia, pihaknya menyiapkan sejumlah rencana.
“Tentu saja, kami menyiapkan beberapa rencana pengembangan dan pemerkuatan pasar Indonesia,” tegasnya.
Antara lain, mempersiapkan kehadiran sejumlah model dan varian baru. Tidak tertutup kemungkinan, di antara model baru itu terdapat varian berkonsep Hybrid Electric Vehicle (HEV).
“Tahun ini, ada beberapa model baru yang kami siapkan. Tunggu saja ya tanggal mainnya,” pungkas Fery. (*)
