KESATUCO – Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyebutkan, siswa yang berlatar belakang pertahanan dapat diandalkan dalam pengembangan potensi di suatu wilayah.
Maka dari itu, dirinya yakin belasan peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Studi Wilayah Pertahanan Perwira Siswa (Wilhan Pasis) Pendidikan Reguler (DIKREG) LXIV Sekolah Staf dan Komando TNI AD (SESKOAD) TA 2024 dapat mengubah paradigma masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Terutama di Kecamatan Simpenan yang menjadi lokus kegiatan.
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Pangan, Pemkot Sukabumi Siapkan Puluhan Orang
“Saya meyakini bahwa kegiatan ini akan memberikan terobosan kebijakan yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya saat peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Studi Wilayah Pertahanan Perwira Siswa (Wilhan Pasis) Pendidikan Reguler (DIKREG) LXIV Sekolah Staf dan Komando TNI AD (SESKOAD) TA 2024 di Aula Setda Palabuhanratu, Selasa, 2 Juli 2024.
Apalagi, Kecamatan Simpenan merupakan wilayah yang kaya potensi. Baik potensi pertanian maupun pariwisata.
“Intinya, bagaimana saudara didorong untuk berkontribusi dalam ketahanan pangan Kabupaten Sukabumi untuk Indonesia,” ucapnya.
Baca Juga: Beberkan Tupoksi Bappeda, PJ Wali Kota : Lakukan Terobosan Baru
Sementara itu, Kordinator Lapangan Pasis DIKREG LXIV, Kolonel (Inf) I Made Suharsana mengatakan, peserta KKL ini akan membantu Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menyukseskan program ketahanan pangan yang berfokus di Kecamatan Simpenan.
“Kegiatan KKL ini bertujuan untuk membekali para siswa melalui identifikasi masalah yang dihadapi satuan kewilayahan,” pungkasnya.
