KESATU.CO -BANDUNG, Performa ciamik terutama ditorehkan PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias Bank bjb.
Satu buktinya, kini, bank bjb memiliki aset paling jumbo di antara seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) di tanah air. Hal itu menempatkan Bank bjb sebagai BPD tertajir.
Berdasarkan laporan keuangan, hingga akhir Desember 2023, Bank bjb memiliki aset bernilai sultan. Angkanya Rp188,29 triliun. Nominal aset itu lebih besar 3,89 persen daripada pencapaian akhir Desember 2022.
Raupan aset itu berkat kinerja sejumlah kini bisnisnya yang gemerlap. Kredit misalnya.
Hingga akhir 2023, perbankan yang bermarkas di Jalan Naripan Bandung itu menyalurkan pembiayaan bernilai Rp125,08 triliun atau bergeliat 8,05 persen secara tahunan.
Luar biasanya, masifnya penyaluran pembiayaan itu diimbangi perkembangan positif rasio Non-Performing Loan (NPL), yang berada pada level 1,35 persen.
Pengelolaan Dana Pihak Ketiga (DPK) pun menunjukkan progres positif. Pada akhir 2023, secara total, DPK yang dikelola bank bjb bertambah 4,17 persen secara tahunan atau menjadi Rp136,61 triliun.
Pengelolaan DPK hingga akhir 2023 itu terdiri atas tabungan, yang menggeliat 16 persen secara tahunan. Posisinya menjadi Rp33,64 triliun.
Sisanya, berupa deposito, yakni bernominal Rp80,06 triliun atau mengalami pergerakan positif 4,75 persen secara tahunan.
Berkat cemerlangnya performa sejumlah lini bisnisnya, hingga akhir tahun lalu, bank bjb membukukan laba yang mewah. Nominalnya Rp2,14 triliun.
Baca Juga: 100 Anggota Paskibraka Dikukuhkan, Pj Wali Kota Bandung: Inilah Putra-Putri Terpilih
Karena itu, tidak heran bahwa bank bjb berhasil menambah koleksi penghargaan. Terbaru, perbankan yang mengembangkan skema Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama beberapa BPD ini punya predikat anyar, yaitu The Best Indonesia Finance for Bank-Public Company 2024 alias meraih GOLD Award (Excellent) Katagori aset melebihi Rp100 triliun.
Tidak itu saja, sang nakhoda atau Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi, berhak menerima award berupa The Best Indonesia Leader-III-2024 (PLATINUM Award) alias Very Excellent untuk kategori aset perbankan melebihi Rp100 triliun.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa berbagai strategi dan inovasi, termasuk beragam penyempurnaan yang kami kembangkan selama ini menuai hasil sangat positif,” kata Widi Hartoto, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb.
Beberapa inovasi tersebut, tutur Widi Hartoto, yakni pola pelayanan berbasis digital, yaitu melalui smart mobile banking DIGI bank bjb. Efeknya, ujar dia, pelayanan semakin prima, efektif, dan efisien sehingga memuaskan parana nasabah.
Dampak positif lainnya, pengaktifan pola pelayanan berbasis digital itu pun, imbuh Widi Hartoto, memperkokoh posisi dan daya saing bank bjb pada industri perbankan nasional.
Meski demikian, sahutnya, pihaknya tetap mengaktifkan pola pelayanan konvensional. Artinya, jelas Widi Hartoto, melalui dua skema pelayanan itu, pihaknya menerapkan pola The Hybrid Banking atau penggabungan sistem online dan offline.
Penerapan The Hybrid Banking kata Widi Hartoto, membuat pihaknya mampu melayani berbagai segmen nasabahnya. (*)
