KESATUCO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi terus menggencarkan Gerakan literasi digital kepada masyarakat.
Hal itu sebagai upaya mencegah penyebaran hoaks atau berita bohong di masyarakat.
“Langkah ini sangat perlu diambil untuk meningkatkan kewaspadaan akan bahaya berita bohong dan mengajarkan cara memilah informasi yang benar,” ujar Pranata Humas Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Sukabumi, Riksan Satya Prawira.
Baca Juga: Kunjungi Sukabumi, Ahmad Zabadi Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Maka dari itu, dirinya memberikan beberapa trik itu untuk mencegah hoaks. Hal itu seperti memeriksa sumber berita.
Selain itu, tidak terpancing judul provokatif, memastikan kredibilitas sumber.
“Paling pasti, jangan menyebarluaskan informasi tanpa verifikasi terlebih dahulu,” ucapnya.
Baca Juga: Gotong Royong, Bupati Purwakarta Om Zein Perbaiki Rumah Loper Koran Hampir Roboh
Dari semua itu, perlu adanya kebijaksanaan dalam menyikapi informasi yang beredar di media digital.
“Hal itu dapat dilakukan dengan mencari kebenaran informasi telebih dahulu sebelum mencerna setiap informasi yang diterima,” ungkapnya.
Berkaitan berita hoaks, dirinya terus menangkal penyebaran informasi yang salah di Kota Sukabumi.
Baca Juga: Minyak Telon Lokal Yogyakarta Siap Mendunia, Bukti Nyata UMKM Binaan BRI Mampu Go Global!
Terutama yang menyangkut Pemerintah Kota Sukabumi dan isu-isu yang berpotensi meresahkan masyarakat.
“Kami akan terus mengcounter kabar bohong yang beredar di Kota Sukabumi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan terpercaya,” pungkasnya.
