KESATU.CO, PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) terus meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban, khususnya di Pasar Hewan Ciwareng. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan menjelang perayaan Iduladha 1446 Hijriah.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Diskanak Purwakarta, Wini Karmila, mengatakan meski pemeriksaan dilakukan rutin tiap pekan, intensitasnya ditingkatkan menjelang Iduladha karena tingginya arus distribusi hewan.
“Hari ini kami tidak hanya memeriksa kondisi hewan, tetapi juga melakukan pelabelan khusus bagi yang sehat dan siap dikurbankan,” katanya.
Ia merinci proses pemeriksaan terdiri dari dua tahap, yakni administrasi dan klinis.
Tahap administrasi mencakup verifikasi dokumen kesehatan dari daerah asal, terutama untuk ternak yang didatangkan dari wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung.
Tahap klinis, melibatkan pengecekan kondisi fisik seperti mata, mulut, hidung, serta tanda-tanda penyakit menular lainnya.
Semua dilakukan oleh tim petugas veteriner yang ditugaskan khusus untuk pengawasan musim kurban.
Baca Juga: Disdik Kota Bandung Beberkan Kesiapan SPMB 2025/26
“Pasar Ciwareng termasuk yang terbesar di Jawa Barat. Jelang Iduladha, perdagangannya sangat ramai, bahkan pembeli dari luar daerah pun berdatangan. Karena itu, pengawasan harus ketat,” katanya.
Tingginya antusiasme pembeli terlihat dari padatnya aktivitas jual beli di lokasi.
Salah satunya adalah Edi, warga Kabupaten Serang, Banten, yang datang langsung ke Purwakarta untuk mendapatkan hewan kurban.
“Di daerah saya sudah sulit cari sapi. Di sini pilihan lebih banyak, dan saya bisa pastikan hewannya sehat karena ada label dari petugas,” ujarnya usai membeli dua ekor sapi.
Dengan sistem pengawasan ketat dan pemberian label sehat ini, Diskanak Purwakarta berharap masyarakat merasa lebih aman dan yakin dalam memilih hewan kurban, sesuai syariat serta aman dari sisi kesehatan masyarakat.***
