KESATU.CO, PURWAKARTA – Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Purwakarta, Jawa Barat, mengungkapkan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Purwakarta membutuhkan anggaran sekitar Rp935 miliar.
Dengan total panjang jalan kabupaten di wilayah Purwakarta mencapai 776,39 kilometer. Dari total panjang jalan itu, saat ini ada sekitar 150 kilometer jalan yang kondisinya rusak berat.
Diketahui, saat ini jalan dengan kategori mantap itu tercatat sepanjang 596 kilometer dari total panjang jalan kabupaten. Kemudian, jalan tidak mantap sepanjang 30 kilometer, dan jalan dengan kategori kritis atau kondisi rusak berat sepanjang 150,340 kilometer.
Baca Juga: Dorong Digitalisasi Perencanaan, Bappeda Kota Sukabumi Sosialisasikan SMART BASIC
Selain kerusakan berat, ada sekitar 289,06 kilometer atau 37,23 persen jalan berada dalam kondisi rusak sedang. Sedangkan jalan yang panjangnya 30 kilometer atau 3,86 persen masuk kategori rusak ringan.
Terkait kondisi tersebut, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein memastikan proses perbaikan jalan di Kabupaten Purwakarta akan dilakukan secara bertahap.
”Jalan di kampung dan di kota akan mulai diperbaiki bertahap,” ujar Bupati Purwakarta yang populer disapa Om Zein, pada, Selasa 9 September 2025.
Baca Juga: Angkat Isu Inovasi Islam untuk Keberlanjutan Global, STAI Dr. KH. EZ. Muttaqien Gelar The 2nd ICONIC 2025
Dia menegaskan, selain memperbaiki infrastruktur jalan yang saat ini mengalami kerusakan sekitar 150 kilometer yang masuk dalam kategori rusak berat. Pemkab Purwakarta juga memperbaiki irigasi yang acap kali menyebabkan banjir.
Om Zein menyebutkan tanpa saluran drainase yang baik, perbaikan jalan akan sia-sia karena air hujan bisa cepat merusak struktur jalan dalam waktu singkat.
Baca Juga: Kia Florita Ajak Warga Teladani Kedermawanan Nabi Muhammad SAW
”Jadi kami tidak hanya melakukan pembangunan jalan, tetapi juga melakukan perbaikan saluran air bersamaan dengan pembangunan jalan,” katanya
”Selain itu jalan air pun mulai diperbaiki agar aliran air lancar, terhindar banjir dan jalan tidak cepat rusak,” pungkasnya. ***
