KESATUCO – Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan (PPEP) Bappeda Kota Sukabumi, Asep Supriadi, menyampaikan proses pengendalian dan evaluasi kinerja pembangunan daerah kini telah dilakukan secara digital melalui Sistem Informasi Pengendalian dan Evaluasi Kinerja (SIPEKA).
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem perencanaan yang lebih efektif, efisien, dan transparan.
Asep menjelaskan, melalui SIPEKA, seluruh tahapan perencanaan hingga evaluasi program pembangunan dapat dimonitor secara real time oleh masing-masing perangkat daerah.
Baca Juga: Kota Sukabumi Siapkan Sekolah Rakyat dan Program Pengentasan Kemiskinan Terpadu
Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses pelaporan, meminimalisir kesalahan input data, dan memastikan setiap program berjalan sesuai target kinerja yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD).
Meski demikian, dalam pertemuan persiapan pengendalian dan evaluasi kinerja pembangunan triwulan III tahun 2025, Bappeda menemukan sejumlah permasalahan yang masih perlu dibenahi agar penerapan sistem SIPEKA berjalan optimal.
“Dalam tahap persiapan kemarin, kita membahas beberapa permasalahan yang masih terjadi. Setidaknya ada empat kendala utama yang kami temukan, yaitu kendala teknis, kendala pemahaman user, kendala manajerial, dan kendala kualitas data,” ungkap Asep Supriadi.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Sukabumi Tekankan Kualitas dan Kebersihan Program Makan Bergizi Gratis
Lebih lanjut dijelaskan, kendala teknis berkaitan dengan stabilitas sistem dan koneksi jaringan yang terkadang menghambat proses input serta sinkronisasi data.
Sementara kendala pemahaman user muncul karena tidak semua operator perangkat daerah memiliki kemampuan yang sama dalam menggunakan aplikasi SIPEKA.
Adapun kendala manajerial mencakup aspek koordinasi dan penjadwalan pelaporan yang belum sepenuhnya terintegrasi antarbidang, sehingga berpengaruh terhadap ketepatan waktu evaluasi.
Baca Juga: Respon Cepat Arahan Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Om Zein Launching Gerakan Poe Ibu
Sedangkan kendala kualitas data berkaitan dengan ketidaksesuaian antara data yang diinput dengan capaian program di lapangan, yang dapat mempengaruhi validitas hasil evaluasi.
“Ke depan, kami akan fokus pada peningkatan kapasitas SDM, perbaikan tata kelola data, serta optimalisasi koordinasi antarperangkat daerah. Dengan begitu, proses evaluasi kinerja bisa lebih akurat, terukur, dan menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” tambahnya.
Asep juga menegaskan pentingnya komitmen seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan memperkuat budaya kerja berbasis data.
Menurutnya, kehadiran SIPEKA tidak hanya sebagai alat administratif, tetapi juga instrumen penting dalam mendukung prinsip good governance dan akuntabilitas publik di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Baca Juga: Perkuat Kemandirian Ekonomi, Om Zein Dorong Desa di Purwakarta Dirikan Koperasi Merah Putih
Kegiatan pengendalian dan evaluasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Sukabumi untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai arah kebijakan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
