KESATU.CO, PURWAKARTA — Pemerintah Kabupaten Purwakarta berkomitmen penuh untuk menuntaskan perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi keluhan masyarakat.
Hingga saat ini, tercatat masih ada sekitar 80 kilometer (km) titik jalan rusak di Purwakarta yang statusnya merupakan jalan kabupaten.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein menegaskan bahwa seluruh titik kerusakan tersebut akan diperbaiki secara berkala.
Keterbatasan anggaran daerah membuat proses pengerjaan harus dilakukan berdasarkan skala prioritas.
“Jalan kabupaten yang rusak di Purwakarta masih ada 80 km titik lagi. Ini akan kita perbaiki secara bertahap dan kita selesaikan secara bergiliran disesuaikan dengan kemampuan keuangan kita,” ujar Om Zein saat memberikan keterangan di media.
Manfaatkan Curah Hujan Rendah untuk Kebut Pembangunan
Sadar akan pentingnya akses mobilitas warga, Om Zein tidak ingin membuang-buang waktu.
Mengingat saat ini curah hujan di wilayah Jawa Barat, khususnya Purwakarta, tergolong sedikit, momen ini dinilai sebagai waktu terbaik untuk melakukan pengaspalan dan betonisasi.
Cuaca kering sangat mendukung kualitas aspal agar melekat lebih kuat dan tidak mudah tergerus air.
Oleh karena itu, Bupati menginstruksikan jajaran dinas terkait untuk bergerak cepat turun ke lapangan.
“Mumpung curah hujan sedikit, saya instruksikan kepada jajaran DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) dan Disperkim (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman) untuk kebut pembangunan,” tegas Om Zein.
Strategi Perbaikan Bertahap DPUTR dan Disperkim
Menindaklanjuti instruksi tersebut, DPUTR dan Disperkim Purwakarta tengah memetakan kembali jalur-jalur logistik dan akses utama warga yang kondisinya paling mendesak untuk segera ditangani.
Skenario perbaikan jalan bertahap ini akan dibagi ke dalam beberapa zona wilayah agar asas keadilan pembangunan tetap terpenuhi.
Perbaikan infrastruktur ini diharapkan dapat mendongkrak roda perekonomian daerah.
Jalur yang halus akan memangkas waktu tempuh distribusi hasil pertanian, mempermudah akses ke destinasi wisata, serta mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas bagi para pengendara motor maupun mobil.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk bersabar dan ikut mengawasi proses pembangunan di wilayah masing-masing agar hasilnya maksimal dan tahan lama.
Dengan sinergi yang baik, target Purwakarta bebas jalan rusak secara bertahap dapat segera terwujud.***
