KESATUCO – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Junajah Jajah Nurdiansyah mengaku tersentuh atas pelantikan 8.164 PPPK Paruh Waktu Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Apalagi jika melihat perjalanan panjang pengabdian honorer hingga bisa dilantik menjadi bagian ASN tersebut.
“Kami sebagai wakil rakyat merasa bangga. Banyak dari mereka sudah mengabdi puluhan tahun. Hari ini akhirnya mereka mendapatkan kepastian status. Ini momentum besar bagi Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Baca Juga: Ribuan Honorer Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu, Hamzah Tekankan Hal Ini
Bahkan dirinya menilai pelantikan ini merupakan bentuk penghargaan nyata terhadap dedikasi para tenaga honorer yang selama ini bekerja dengan keterbatasan.
Selain itu sebagai momentum babak baru bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Dengan dilantiknya ribuan PPPK ini, pemerintah daerah telah mengambil langkah konkret untuk memperkuat fondasi pelayanan publik,” ucapnya
Baca Juga: Dedi Mulyadi Sulap 200 Hektare Lahan PTPN di Puncak dan Ciater Jadi Kebun Teh
Ia menegaskan bahwa kehadiran PPPK paruh waktu ini akan berdampak signifikan pada peningkatan mutu pendidikan, kesehatan, dan layanan dasar lainnya.
“Banyak dampak positif atas pelantikan PPPK Paruh Waktu ini,” ungkapnya.
Sementara terkait aspirasi tenaga honorer yang belum terakomodir dalam formasi CPNS maupun PPPK gelombang pertama, Junajah memastikan mereka tidak akan terabaikan.
Ia menyebut pemerintah daerah telah menyiapkan pembahasan untuk tahap lanjutan agar lebih banyak tenaga honorer memperoleh kepastian status serupa.
“Bagi yang belum masuk formasi, nanti akan ada tahap berikutnya. Insya Allah akan dibahas bersama Pak Bupati. Hari ini kita selesaikan dulu yang masuk gelombang pertama,” pungkasnya.
