KESATU.CO – BANDUNG, Bahwa korporasi-korporasi berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), punya perhatian pada beragam permasalahan sosial memang benar.
Hal itu terangkum dalam sebuah program yang setiap tahunnya mereka gulirkan, yakni Corporate Social Responsibility (CSR) atau yang saat ini beristirahat Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Buktinya, pada tahun ini, PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyalurkan dana bantuan program TJSL kepada beberapa lembaga pendidikan, pondok pesantren, dan tempat ibadah yang berlokasi di wilayah Bandung Raya, Tasikmalaya, dan Purwakarta.
Takdir Santoso, Executive Vice President (EVP) PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, mengemukakan, secara rutin, penyaluran dana TJSL ini pihaknya gulirkan setiap tahunnya.
“Pada tahap awal penyaluran (TJSL) tahun ini, ada beberapa fasilitas publik seperti lembaga pendidikan dan tempat ibadah di Bandung Raya, Purwakarta, serta Tasikmalaya yang menerimanya,” tandas Takdir Santoso.
Pemanfaatan dana TJSL tahap pertama bernilai ratusan juta rupiah tersebut untuk beberapa kegiatan.
Baca Juga: DPRD Jabar Dorong Program Inovatif Guna Optimalisasi Koperasi Jabar
Antara lain, sebutnya, pembangunan dan renovasi beberapa fasilitas publik, seperti tempat ibadah, pendidikan, pondok pesantren, dan sebagainya.
Ayep Hanapi, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, menambahkan, secara total, penyaluran dana bantuan TJSL2024 tahap perdana ini yaitu Rp190 juta.
Terdiri atas, ungkap Ayep Hanapi, pembangunan Sarana Ibadah Masjid At-Tauhid di Puri Cipageran Indah 1 Blok I.1 Nomor 1A Rukun Tetangga (RT) 01-Rukun Warga (RW) 17, Desa Tani Mulya Kec. Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, bernilai Rp10 juta.
Lalu, kata dia pembangunan sarana ibadah renovasi Masjid As-Salam di Gunung Salam RT 004-RW 007 Kelurahan Lengkong Sari Kecamatan tawang Kota Tasikmalaya,. “Nominalnya Rp20 juta,” ujarnya.
Lalu, tukas Ayep Hanapi, pembangunan sarana pendidikan berupa mushola SD Negeri 065 Cihampelas yang beralamat di Jalan Cihampelas Nomor 280 Kelurahan Cipaganti Kecamatan Coblong Kota Bandung, bernilai Rp20 juta.
Berikutnya, kata dia, pembangunan sarana Ibadah Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Betania Rancaekek, Komplek Ruko Maris Square Kavling 39- 31 Jl. Babakan RT 01-RW 16 Desa Majalaya Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung sejumlah Rp50 juta.
Selanjutnya, tambah Ayep Hanapi, pembangunan ruang kelas baru Yayasan Al-Fithri Cijantung, Kampung Parapatan RT 05-RW 02 Desa Cijantung Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, senilai Rp20 juta.
“Dua lainnya adalah pmbangunan asrama Putra Ponpes As-Salfiyyah Yayasan Mama Eyang Rende (YAMARE) di Kampung Rende RT 01-RW 02 Desa Rende Kecamatan Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat dan Bantuan Sarana Prasarana SMAN 3 Tasikmalaya, Jalan Letkol Basir Surya No. 89 RT 05-RW 02 Kelurahan Sukanagara Kecamatan Purbaratu, ” papar Ayep Hanapi.
Nilai bantuannya, imbuh Ayep Hanapi, Masing-masing Rp20 juta dan Rp50 juta.
Meski demikian, Ayep Hanapi belum bisa menyebutkan berapa nilai total dana bantuan TJSL 2024. “InsyaaAllah segera saya informasikan,” kata dia.
Sebagai gambaran, tahun lalu, beberapa Ayep Hanapi, pihaknya menyalurkan dana bantuan TJSL bernilai cukup masif. Angkanya hampir mencapai Rp500 juta. “Tepatnya, sekitar Rp465 juta,” ucap Ayep Hanapi. (*)
