KESATU.CO – BANDUNG, Sebagai korporasi berbendera Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) punya peran penting dalam perekonomian, khususnya, yang berkaitan dengan ketahanan dan stabilitas pangan, utamanya komoditas beras.
Agar stabilitas dan ketahanan pangan tercipta, Perum Bulog terus melakukan berbagai cara. Kiat terbaru nya, yakni bersiap menjalin sinergi dengan Kamboja. Bentuknya, berupa kerja sama ekonomi, yakni investasi.
Mengutip bulog.co.id, Bayu Krisnamurth, Direktur Utama Perum Bulog, mengemukakan, rencana berinvestasi di Kamboja merupakan penugasan pemerintah. Misinya, jelas Bayu Krisnamurthi, selain memperkuat stok dan pasokan, juga membuat saya jangkau lebih luas.
“Ini termasuk cara demi terciptanya ketahanan dan stabilitas pangan, khususnya komoditas beras,” ujar Bayu Krisnamurthi.
Rencana kerja sama ekonomi dengan Kamboja pun, lanjut dia, merupakan upaya jajarannya bertransformasi.
terpercaya,” kata Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi dalam keterangan tertulis, Jumat (14/6/2024).
Bayu Krisnamurthi berpendapat, berinvestasi di Kamboja juga termasuk upaya strategis pemerintah sebagai jawaban atas terjadinya berbagai dinamika dan tantangan pada sektor pangan.
Tentang Program Bantuan Pangan, Perum Bulog menginformasikan, selama 2024, realisasinya sebanyak 1.206.854 ton.
Pencapaian lainnya selama 2024 yaitu berkenaan dengan pendistribusian beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Selama tahun ini, penyaluran program Beras SPHP sebanyak 801.896 ton.
Sedangkan pencapaian pengadaan gabah/beras nasional yakni 726.529 ton. (*)
