KESATU.CO – Bupati Purwakarta terpilih Saepul Bahri Binzein meminta kepada pengelola SMPN 1 Purwakarta untuk membuka kelas inklusi bagi penyandang disabilitas disetiap tingkatan.
Demikian pernyataan tersebut disampaikan Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein, hadiri Milangkala SMPN 1 Purwakarta Ke-83, Kamis, kemarin.
Menurut Om Zein, dengan dibukanya sekola inklusi khususnya di SMPN 1 Purwakarta bertujuan agar anak penyandang disabilitas yang ingin sekolah tidak mesti ke Sekolah Luar Biasa (SLB).
“Tujuannya agar penyandang disabilitas disekitar sini yang ingin sekolah, tidak mesti harus ke SLB,” kata Om Zein.
Sementara itu, menyambut permintaan Bupati Purwakarta, Kepala SMPN 1 Purwakarta, Patoni, mengatakan terkait implementasi pendidikan Inklusi saat ini menjadi tema nasional.
“Insyaallah kedepan SMPN 1 akan melaksanakan pembela inklusi, atau pendidikan inklusi. Artinya, nanti ada murid atau anak-anak kita disini baik ya g mungkin secara fisik dan mental memiliki kekurangan tetap menjadi siswa-siswi SMPN 1 dan mendapatkan layanan pendidikan sebagaimana siswa yang lain,” katanya.
“Seperti amanat pak bupati tadi, kedepan kita harus menjalankan ini dan juga merupakan amanat undang-undang,” tambahnya.
Baca Juga: Kreatif Saat Butuh Jalan Keluar, Jangan Lupa Ngopi Eksis Untuk Penyuka Kopi dan Masyarakat Bandung
Dia juga menegaskan, beberapa bapak dan ibu guru disini sudah mendapatkan pelatihan.
“Kita tinggal menunggu informasi teknis dari dinas pendidikan, teknisnya sepertinya apa dalam penerimaan siswa penyandang disabilitas. Pastinya kita juga memerlukan perangkat tertentu, misalnya ada yang memakai kursi roda,” pungkasnya. ***
