KESATUCO – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi Sudirman mengatakan, kejahatan narkotika merupakan extraordinary crime yang menjadi masalah seluruh negara di dunia.
Pasalnya, narkotika dapat mengakibatkan terjadinya lost generation yang merusak satu generasi bangsa dari suatu negara.
“Ini merupakan tugas berat. Kita harus memperkuat barisan untuk menghadapi ancaman bahaya narkoba,” ujarnya saat rapat koordinasi dengan Pemda di Pendopo Sukabumi, Selasa, 13 Agustus 2024.
Baca Juga: OJK Ungkap Total Nilai Pembiayaan yang Digelontorkan Pinjol, Berapa ya Angkanya?
Atas dasar itu pula, dirinya melakukan rapat koordinasi dengan Pemda Kabupaten Sukabumi. Hal itu untuk memperkuat kolaborasi dan sinergitas dalam pelaksanaan P4GN.
“Ini sebagai bentuk implementasi Inpres No 2 Tahun 2020 serta Perda no 4 tahun 2020,” ucapnya.
Tak hanya bersama Pemda saja, dirinya pun terus mengajak dan membuka diri untuk bersinergi dengan seluruh komponen bangsa.
Baca Juga: Berapa Banyak Toyota Memproduksi Mobil pada 2024? Terungkap, Jumlahnya Hampir 10 Juta Unit
Hal itu guna memperkuat barisan dalam menghadapi ancaman bahaya narkoba.
“Mari bersama-sama menghadapi ancaman bahaya narkoba,” ajaknya.
Sementara itu, Asda II Setda Kabupaten Sukabumi Puji Widodo mengatakan, program Fasilitasi P4GN di Kabupaten Sukabumi sejalan dengan kepala Kesbangpol dan DPMD.
Baca Juga: Tesla Model Y Punya Pesaing Baru, Perkenallan Honda Ye S7
“Kami akan berkolaborasi dengan BNNK Sukabumi dalam program pkeran serta masyarakat. Hal itu seperti melaksanakan tes urine serta aktif bersosialisasi P4GN secara berkala,” ungkapnya.
Hal senada pun diungkapkan Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi Gungun Gunadi.
Bahkan dirinya telah berkomitmen dengan BNNK Sukabumi berkaitan 93 Desa di Kabupaten Sukabumi untuk kegiatan P4GN.
“Nantinya akan menjadi penilaian oleh Pak Bupati terkait pelaksanaan lomba desa bersih narkoba di Sukabumi guna mewujudkan Sukabumi bersih narkoba,” pungkasnya.
