KESATUCO – Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, sesumbar telah menekan angka inflasi di daerahnya. Bahkan menurutnya telah mencapai 1,83 persen dan berada di bawah rata-rata nasional.
“Ini hasil dari berbagai upaya pemerintah kota dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok melalui distribusi yang efisien, operasi pasar, dan pembagian beras kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya saat memaparkan capaian penting dalam Rapat Evaluasi Triwulan IV yang berlangsung di Kementerian Dalam Negeri, Selasa, 3 September 2024.
Tak hanya itu saja, penyerapan anggaran di Kota Sukabumi pun dinilai menunjukan performa yang baik.
Hingga Triwulan III, penyerapan anggaran telah mencapai 60 persen. Di mana, target Kota Sukabumi ialah mencapai 97persen di akhir tahun.
“Kota Sukabumi akan terus menjadi yang terdepan dalam hal penyerapan anggaran, meskipun tantangan tetap ada,” ucapnya.
Sementara untuk angka stunting, menurutnya sempat terjadi peningkatan angka prevalensi. Hal itu dari 5,69 persen menjadi 6,84 persen pasca pendataan ulang.
Baca Juga: Humas Jabar Award 2024 Kembali Digelar
Meskipun begitu, dirinya mengaku telah berupaya untuk menurunkan angka stunting di Kota Sukabumi.
“Berbagai intervensi telah dilakukan, termasuk pemberian makanan tambahan dan perbaikan kesehatan bagi ibu hamil dan balita,” ungkapnya.
Berkaitan semua itu, menurutnya evaluasi ini juga diisi juga dengan berbagai masukan dari evaluator.
Hal itu seperti menyarankan perlunya peningkatan dalam pengukuran progres setiap kegiatan, penguatan reformasi birokrasi, serta penyelesaian beberapa poin yang masih perlu diperbaiki.
“Intinya sinergi dan kolaborasi dalam membangun Kota Sukabumi yang lebih baik ke depan itu sangat penting,” pungkasnya.
