KESATU.CO, PURWAKARTA — Suasana hangat tercipta di kediaman Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein. Bertempat di Lembur Harepan, Desa Salem, Kecamatan Pondok Salam, Kabupaten Purwakarta, Om Zein menerima kunjungan silaturahmi dari rombongan petani lokal.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi wadah penyampaian aspirasi, tetapi juga mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sektor pertanian dari berbagai lini.
Pentingnya Menjaga Sumber Air dan Kelestarian Pohon Bambu
Dalam dialog santai bersama para petani, Om Zein memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Ia menekankan bahwa keberlanjutan sektor pertanian sangat bergantung pada cara manusia merawat alam di sekitarnya.
Salah satu poin utama yang disoroti adalah pemeliharaan pepohonan, khususnya tanaman bambu yang memiliki peran vital dalam menyimpan cadangan air tanah.
Om Zein meminta masyarakat untuk tidak melakukan penebangan pohon secara sembarangan.
“Jaga alam kita jangan sampai dirusak. Jika tak dijaga, suatu saat kita bikin saluran irigasi tapi air yang lewat tidak ada,” tegas Om Zein di hadapan para petani.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur pertanian seperti saluran irigasi akan menjadi sia-sia apabila sumber daya airnya musnah akibat kerusakan lingkungan.
Pohon bambu dan pemukiman hijau di sekitar wilayah resapan air harus tetap dipertahankan demi menjaga ketersediaan air jangka panjang.
Pemkab Purwakarta Tanggung BPJS Ketenagakerjaan 25 Ribu Petani
Selain menekankan isu lingkungan, Om Zein membawa kabar gembira mengenai bentuk nyata keberpihakan Pemkab Purwakarta terhadap nasib para pekerja rantai pangan tersebut. Pemerintah daerah resmi memberikan perlindungan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
Sebanyak 25 ribu petani di seluruh Kabupaten Purwakarta terdaftar dalam program asuransi ini. Seluruh iurannya dibiayai penuh oleh Pemkab Purwakarta selama tiga bulan ke depan, terhitung hingga Desember 2026.
Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman kepada para petani saat menjalankan aktivitas sehari-hari di sawah maupun ladang yang kerap berhadapan dengan risiko kerja.
Program Perlindungan Petani Purwakarta:
• Sasaran : 25.000 Petani Purwakarta
• Fasilitas : BPJS Ketenagakerjaan
• Pembiayaan : Ditanggung APBD / Pemkab
• Periode Otomatis: Hingga Desember 2026
Om Zein menjelaskan bahwa pemberian asuransi gratis ini berfungsi sebagai stimulus awal dari pemerintah daerah agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya perlindungan ketenagakerjaan.
“Ini sebagai stimulus, dan selanjutnya bisa secara mandiri jika sudah menyadari akan manfaatnya,” ujar Om Zein.
Melalui stimulus ini, diharapkan para petani dapat merasakan langsung manfaat serta kemudahan jaminan perlindungan sosial, sehingga kelak mereka tergerak untuk melanjutkan kepesertaan secara mandiri.
Keramahan Khas Bupati Purwakarta
Pertemuan yang berlangsung kekeluargaan tersebut diakhiri dengan momen hangat. Sebelum para tamu pamit untuk kembali ke kediaman masing-masing, Om Zein secara langsung memberikan perhatian tambahan berupa bekal ongkos perjalanan kepada para petani yang hadir.
Aksi spontan ini mencerminkan gaya kepemimpinan Om Zein yang dekat dengan rakyat kecil tanpa batasan formalitas yang kaku.
Para petani menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas perhatian menyeluruh yang diberikan Pemkab Purwakarta mulai dari edukasi lingkungan, jaminan keselamatan kerja, hingga kepedulian personal sang bupati.
Melalui sinergi antara pemeliharaan alam yang berkelanjutan dan jaminan perlindungan sosial bagi warganya, Kabupaten Purwakarta optimistis mampu mewujudkan ketahanan pangan lokal yang tangguh dan menyejahterakan.***
