KESATU.CO – BANDUNG, Kiprah korporasi berlabel Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang satu ini dalam industri perbankan tidak perlu diragukan siapa pun, yakni PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb.
Terbukti, perbankan yang pada 20 Mei 2024 genap berusia 63 tahun membuktikan eksistensinya. Tidak hanya berupa beragam program bagi masyarakat, tetapi juga turut menggeliatkan ekonomi nasional, khususnya di wilayah Jabar-Banten.
Dalam keterangannya, Yuddy Renaldi, Direktur Utama bank bjb, mengemukakan, selama 63 tahun berkiprah pada industri perbankan, bank bjb mengalami berbagai dinamika. Meski demikian, ujarnya, perbankan yang berkantor pusat di Jalan Naripan Bandung itu, kini menjelma menjadi konglomerasi keuangan akbar beraset melebihi Rp200 trilliun.
“Perkembangan positif itu berkat berbagai upaya. Juga, adanya dukungan anak-anak perusahaan, seperti bank bjb syariah (bjbs), bank bjb sekuritas, dan lainnya,” tandas Yuddy Renaldi
Tidak itu saja, sambung Yuddy Renaldi, perkembangan pesat perbankan pelat merah ini pun berkat sinergi harmonis dengan berbagai pihak, termasuk antar-Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang tergabung dalam pola Kelompok Usaha Bank (KUB).
“Dukungan para pemilik saham pun sangat luar biasa,” kata Yuddy Renaldi
Dalam usianya yang semakin dewasa, Yuddy Renaldi menegaskan, pihaknya punya tekad besar dan kuat. Yaitu, tidak sekadar institusi keuangan dan perbankan terbesar, tetapi juga tempat bagi idaman dan harapan.
Baca Juga: Begini Gemerlap HUT BJB ke-63, Disemarakkan Beragam Program, Apa Saja Ya?
Karena itu, sahur Yuddy Renaldi, pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) bank bjb ke-63,, pihaknya siap Berani Jadi Beda dalam memberikan solusi keuangan yang inovatif dan berdampak positif bagi perekonomian.
“Tagline kami #BeraniJadiBeda. Artinya, bank bjb adalah sahabat bagi mereka yang ingin meraih kesuksesan. Kami pun (bank bjb) mitra yang setia bagi mereka yang ingin mewujudkan mimpi dan cita-citanya,” papar Yuddy Renaldi.
Tagline itu pun, sambung Yuddy Renaldi, membuat pihaknya terus berkreasi dan berinovasi, tidak hanya soal pelayanan, prima dan pengembangan jaringan, tetapi juga memperkuat infrastruktur yang didukung teknologi digital.
Bahkan, sahutnya, pihaknya oun secara gencar, melakukan edukasi kepada masyarakat tentang sektor jasa keuangan, termasuk inklusi dan literasi keuangan. Hal itu, jelas dia, agar pelayanan dan kinerja bisnis semakin prima serta bergeliat.
Yuddy Renaldi menilai, perayaan HUT ke-63 ini menginspirasi jajarannya agar senantiasa terus mempertahankan, memperkuat, dan menggeliatkan kinerjanya melalui beragam inovasi.
“Juga momentumnya untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kami harus terus berusaha memberikan solusi keuangan inovatif dan mudah bagi masyarakat,” cetus Yuddy Renaldi.
Tekad berikutnya, tambah dia, pihaknya sangat siap melayani dan memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat secara optimal.
Tentu saja, sambung Yuddy Renaldi, pihaknya tetap profesional dan menunjung integritas.
Berbekal Tagline #BeraniJadi Beda, imbuh Yuddy Renaldi, perayaan HUT bank bjb ke-63, imbuh Yuddy Renaldi, bukan hanya momen refleksi, melainkan juga peluang untuk terus bergerak melalui inovasi dan semangat baru, sekaligus menginspirasi dan melayani masyarakat secara lebih optimal.
Selama 63 tahun, ucap Yuddy Renaldi, bank bjb mencatat berbagai milestone luar biasa. Misalnya, sebagai BPD pertama yang menjadi perusahaan terbuka.
Lalu, katanya, bank bjb pun merupakan BPD perdana yang memisahkan (spin off) Unit Usaha Syariah (UUS) dan kini menjelma sebagai bank bjb syariah.
“Kami pun BPD pionir yang membentuk dan mengaktifkan Perusahaan Efek Daerah (PED) bjb Sekuritas. Juga, menjadi BPD pertama yang menerapkan skema kerja sama antar-BPD melalui pola KUB,” ujar Yuddy Renaldi.
Bicara soal KUB, Yuddy Renaldi menerangkan, pola ini merupakan upaya pemerluasan aliansi bisnis agar performa dan kinerja tetap mentereng.
Pola KUB, ungkap Yuddy Renaldi, memperluas pelayanan perbankan dan memperkuat nilai tambah berkat jalinan sinergi dengan BPD-BPD yang kondisi finansialnya sehat dan berkinerja baik.
“Kami sangat terbuka bagi pihak mana pun untuk berkolaborasi yang tentunya bermanfaat positif, tidak hanya secara bisnis, tetapi juga padaperekonomian,” tutup Yuddy Renaldi. (*)
