KESATU.CO – BANDUNG, Banyak elemen dan faktor yang bisa menunjang berat aktivitas sehingga perekonomian terus bergeliat. Di antaranya terpenuhinya pasokan energi listrik.
Karena itu, pemerintah melalui korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor ketenagalistrikan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero), secara aktif, menggulirkan program kelistrikan sampai pelosok-pelosok di tanah air, termasuk Jabar.
Di Tatar Pasundan, berkat sokongan dana Penyertaan Modal Negara (PMN), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jabar, berhasil menerangi 883 dusun dalam program Listrik Desa selama empat tahun, yakni 2019-2023,
“Ratusan dusun di Jabar itu mencakup sebanyak 2.113 pelanggan,” kata Susiana Mutia, General Manager PT PLN (Persero) UID Jabar,
Baca Juga: Soal Penyerapan: Jenis Beras Ini yang Jadi Prioritas Bulog, Berapa Targetnya?
Ini berarti, jelas Susi, sapaan akrab wanita berjilbab tersebut, rasio elektrifikasi pun bertambah. Persentasenya, sebut Susi, hampir 100 persen, tepatnya 99,99 persen.
Bertambahnya rasio elektrifikasi di wilayah kerjanya itu, lanjut Susi, berkat peran aktif pemerintah, yaitu berupa pendanaan yang bersumber pada PMN.
Susi menambahkan, tahun ini, dalam agenda Listrik Desa, pihaknya mencanangkan penyambungan listrik baru sebanyak 755 pelanggan.
“Realisasi hingga pertengahan 2024, kami melakukan penyambungan (listrik) baru bagi 155 pelanggan,” pungkas Susi. (*)
