KESATU.CO – Di era modern yang serba cepat, menjaga kesehatan menjadi sebuah keharusan. Salah satu cara efektif untuk mencapainya adalah dengan berolahraga lari.
Aktivitas ini tak hanya memberikan manfaat fisik, seperti meningkatkan kebugaran dan stamina, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan mental.
Berdasarkan penelitian terbaru dari Jurnal Kedokteran Olahraga Amerika(https://librarianresources.taylorandfrancis.com/collection/sports-science-medicine-subject-collection/), berlari secara rutin selama 30 menit sebanyak 5 kali seminggu dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2 hingga 45%.
Lebih lanjut, Universitas Harvard(https://www.harvard.edu/) dalam sebuah studi meta-analisisnya mengungkapkan bahwa berlari selama 1 jam per hari dapat meningkatkan fungsi kognitif dan mengurangi risiko depresi hingga 20%.
Kedua data ini menunjukkan bahwa lari bukan sekadar aktivitas fisik biasa, tetapi merupakan investasi penting bagi kesehatan jangka panjang.
Manfaat lari tak berhenti di situ. Aktivitas ini juga membantu menjaga kesehatan tulang dan sendi, meningkatkan kualitas tidur, dan membantu mengontrol berat badan. Berlari juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan membuat Anda merasa lebih bahagia.
Tak heran, lari menjadi salah satu pilihan olahraga terfavorit di dunia. Dengan kesederhanaan dan kemudahannya, lari dapat dilakukan oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja.
“Saya tuh sebenarnya sudah lari dari tahun 2011, artinya perjalanan dan proses journey saya cukup panjang. Dan ini adalah titik dimana saya ingin menyebarkan “virus” lari lewat edukasi.Jadi, itu alasan kenapa saya punya chanel youtube Fit with Mel dimana chanel ini saya dedikasikan untuk ngasih edukasi ke teman-teman soal lari,” ujar Melanie Putria Dewitasari, mantan Putri Indonesia 2002 saat berusia 20 tahun. Selasa (23/07/24).
“DI youtube saya itu, ada edukasi all about running, mulai dari cara pilih sepatu, cara nafas saat lari, cara melangkah. Jadi, saya happy banget ketemu teman-teman newbie yang baru mengenal lari itu melihat video saya dan dari sanalah mereka itu belajar, kata teman-teman berbicara seperti itu,” ulas wanita penyuka warna pink yang sarat prestasi ini.
Melanie mengungkapkan bagaimana aspek positif dari olah raga lari membentuk mental si pelari. Ia menuturkan dengan berolah raga lari, pembentukan karakter disiplin itu pertama bisa didapat, kedua adalah sikap bersyukur, sebab lari adalah ikhtiar dari manusia untuk mensyukuri anugerah Allah swt akan kesehatan badan.
Ia pun memaparkan dengan giat berolah raga lari, kebiasaan untuk selalu menuntaskan kegiatan apapun yang dimulai sebab dari lari bisa belajar bagaimana saat memulai atau garis start, maka harus berakhir pada garis finish.
“Kalau dulu tuh, punya satu kegiatan, kalau dirasa saya tidak bisa saya segera tinggalkan kegiatan tersebut, namun value hidup yang saya pelajari dari lari adalah saya jadi bisa menyelesaikan apa yang sudah saya mulai,”imbuh Melanie.
“Dengan menekuni lari, kita jadi paham bahwa lu harus sampai pada garis finish apapun yang terjadi,” pungkasnya menutup pembicaraan.
