KESATUCO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi terus berbenah menjelang penilaian Adipura 2024. Terutama di titik-titik yang menjadi sorotan dalam penilaian.
Sekretaris DLH Kota Sukabumi Susiyana mengatakan, titik yang menjadi sorotan diantaranya pasar, sekolah, dan TPA Cikundul. Apalagi, TPA Cikundul memiliki nilai yang sangat tinggi dalam penilaian Adipura.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya memang titik pantau TPA Cikundul paling tinggi poinnya dalam penilaian,” ujarnya, Selasa, 3 September 2024.
Baca Juga: Ayep- Bobby Tak Langgar Pemilu, Namun Sanksi Ini Menanti
Bahkan menurutnya, sejumlah upaya telah dilakukan di TPA Cikundul untuk penilaian Adipura.
Hal itu seperti pengelolaan menggunakan metode control landfill, dalam satu pekan sekali harus di tutup oleh tanah dan sampah tidak boleh terbuka.
“Bahkan ada upaya pengelolaan sedang menuju sanitary landfill. Apalagi, di TPA Cikundul pengelolaan sampah menggunakan landfill baru. Hal itu merupakan bantuan dari Kementerian,” ucapnya.
Baca Juga: Bangga Bisa Menekan Inflasi, Pj Wali Kota : Di Bawah Rata-rata Nasional
Sementara itu, Pejabat Fungsional Pengawas Lingkungan Hidup, Jarry Nugraha, mengatakan pantauan penilaian Adipura di pasar harus ada pemilihan sampah dari para pedagang.
Menurutnya, mereka harus menyediakan tempat sampah untuk pemilahan tersebut. Beruntungnya, di Pasar Pelita sudah ada TPS3R yang sudah lama aktif dalam mengelola sampah.
“Penilaian juga akan di lihat dari kondisi kebersihan di dalam sampah, termasuk saluran air gorong-gorongnya,” ungkapnya
Apalagi, tim penilai Adipura dari Kementerian tidak bisa di ketahui kapan akan datang ke Kota Sukabumi. Bahkan pergerakannya secara silent dalam penilaian.
“Sejauh ini persiapan dan upaya-upaya telah dan sedang dilakukan DLH bersama SKPD terkait,” pungkasnya.
