Warga RW 20 Sukamaju, Cilodong, Depok Tolak Sosialisasi Amdal PT Givaudan

KESATUCO. Sosialisasi terkait perizinan Amdal oleh PT Givaudan di RW 20, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Depok ditolak warga. Pasalnya, warga merasa kesal karena selama ini sudah mengeluhkan terkait bau tak sedap yang ditimbulkan oleh pihak perusahaan, namun tidak juga diperhatikan.

Otomatis, kegiatan yang rencananya dihadiri pihak konsultan, Lurah Sukamaju, Camat Cilodong, Dinas Lingkungan Hidup dan pihak perusahaan itu batal terlaksana.

Sugeng warga RT 02/RW 20 mengatakan, perusahaan tidak ada niat baik. Warga meminta perusahaan untuk menghilangkan bau yang ditimbulkannya, namun janji pihak perusahaan tidak pernah ditepati. Karena itu dirinya merasa tidak yakin dengan adanya sosialisasi dari pihak perusahaan.

Baca Juga:  HUT Bhayangkara, Ribuan Anggota dan PNS Polda Jabar Naik Pangkat

“Pertemuan dengan pihak perusahaan seperti ini sudah pernah terjadi. Namun, mana janji pihak perusahaan untuk menghilangkan bau, karena nanti kalau warga telepon itu bau hilang tapi tidak lama bau muncul lagi. Lama-lama capai juga kita. Masa warga dijadikan alarm buat perusahaan. Kalau ada yang protes tandanya bau, kalau gak ada jalan terus,” katanya dengan nada kesal, Sabtu (27/6/2020).

Tidak hanya itu, pihaknya yang mewakili warga RT 02 meminta sebelum pembahasan terkait Amdal dilanjutkan, agar perusahaan dapat menepati janjinya untuk menghilangkan bau.

“Kalau ditanya baunya kapan muncul, itu 24 jam. Jadi tolong pihak perusahaan benahi dulu bau yang mencemari udara. Baru bahas masalah perizinan penambahan bangunan untuk gudang. Karena kita ini bicara ujungnya bukan masalah teknis, hanya bau itu saja,” ujarnya tegas.

Baca Juga:  Pembangunan Jembatan Gantung Jadi Ikon TMMD di Sukabumi
Dianggap Membohongi Warga

Hal yang sama juga di sampaikan warga lainya, Mamad yang mewakili RT 03. Dirinya dengan tegas menolak rencana pihak PT Givaudan untuk melakukan pelebaran gudang.

Mamad menjelaskan bahwa pihak perusahaan dianggap telah membohongi warga. Hal ini disampaikan dengan membeberkan bukti-bukti bahwa semenjak 2014 pihak perusahaan tidak juga berusaha untuk menghilangkan bau tak sedap yang ditimbulkan.

“Kami di sini mengatakan dengan tegas menolak rencana PT Givaudan untuk melakukan perluasan bangunan. Karena kami punya bukti perjanjian dengan pihak perusahaan, tapi mana, tidak ditepati. Untuk itu seluruh warga RT 03 dengan tegas menolak,” ucapnya.

Baca Juga:  Diduga Terlibat Penyerangan dan Penganiayaan, Enam Pria di Bandung Diamankan Polisi

Sementara itu, Sabat bagian teknik yang menjadi perwakilan PT Givaudan mengatakan, saat ini pihaknya tidak bisa menjawab semua keluhan warga. Dirinya beralasan baru satu tahun menjabat di perusahaan tersebut.

“Mohon maaf saya tidak bisa menjawab semua keluhan warga karena saya baru. Tetapi pada intinya pihak perusahaan ingin mengajak bekerja sama dalam hal ini untuk menghilangkan bau. Pihak perusahaan pun telah ikut berkontribusi dengan membangun posyandu dan jalan yang rusak. Untuk itu mari kita bekerja sama,” katanya. (yopi/dede)

Bagikan:
Left Menu Icon