Warga Kota Tasikmalaya Minta Polisi Tindak Tegas Geng Motor

KESATUCO. Warga meminta polisi menindak tegas geng motor di Kota Tasikmalaya pascakeributan antara warga dengan geng motor di Jalan Cihideung Kelurahan Nagarawangi Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Minggu (9/8/2020).

Informasi yang dihimpun, peristiwa bentrokan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Massa salah satu kelompok geng bermotor melintasi jalan tersebut.

H Ahmad Fudoli (40) warga sekitar lokasi kejadian mengatakan, awalnya ratusan motor itu melintasi lokasi.

“Katanya geng motor itu meludahi pemuda sini dan melontarkan kata-kata kasar saat lewat sekitar sini,” ujar Ahmad.

Baca Juga:  Subholding Pertamina Melanggar Konstitusi dan Bikin Rugi

Selain itu, dia menambahkan, suasana semakin memanas. Salah seorang pengendara motor pun sambil ‘menggaur-gaurkan’ motornya ada yang berusaha menyerang mereka.

Namun nahas, pengendara motor itu terjatuh. Akhirnya berusaha kabur walapun belum ada kontak fisik, hingga meninggalkan motor Honda Beat warna merah muda di lokasi.

“Jadi rombongan motor itu melaju dari pertigaan Jalan Veteran Gang Gurame menuju pertigaan Cihideung Balong. Lalu usai itu rombongan kembali memutar kayanya mau ngambil motor itu,”kata dia.

Baca Juga:  Biadab! Ayah di Sukabumi Merudapaksa Anaknya yang Masih di Bawah Umur

Tambah dia, warga pun akhirnya turun tangan karena kenyamanan mereka terganggu.

“Lalu pas warga pada keluar rumah semua, rombongan motor itu akhirnya tak masuk ke jalan sini. Tapi sempat berhenti sambil berteriak-teriak dan langsung pergi ke arah Pasar Wetan,” sambung dia.

Kini, kondisi di lokasi sudah kembali aman. Aparat dari Polsek Cihideung, Polresta Tasikmalaya pun terlihat masih bersiaga di lokasi kejadian.

Sedangkan motor salah satu gerombolan bermotor yang jatuh di lokasi, diamankan pihak ke Mapolresta Tasikmalaya.

Baca Juga:  Tabrak Dump Truck, Dua Pemotor Tewas di Lingkar Selatan Sukabumi

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Anom Karibianto, mengaku bersama jajarannya akan menindak tegas gerombolan motor.

Tindakan tersebut untuk membuat efek jera supaya tak semena-mena membuat onar di jalanan yang menimbulkan korban tak berdosa.

“Memang ada kejadian nyaris bentrok antara anggota geng motor gara-gara knalpot bising dengan warga karena terganggu kemarin. Makanya, kami akan segera melakukan tindakan tegas bagi pada mereka,” ucap dia.

Bagikan: