Warga Korban Pergerakan Tanah di Sukabumi Alami Sakit Badan Hingga Darah Tinggi

KESATUCO.Sejumlah warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung mengalami berbagai penyakit. Hal itu mulai dari nyeri badan, lambung, batuk, pilek, hingga darah tinggi.

“Hasil pemeriksaan terhadap ratusan orang, kebanyakan mengalami nyeri badan hingga darah tinggi. Mereka sudah kami berikan obat, vitamin, dan paket PHBS,” ujar Kepala Markas PMI Kabupaten Sukabumi Dadan Iriana, belum lama ini.

Baca Juga:  DPRD Jabar Minta Vaksinasi Kepada Guru Dipercepat

PMI Kabupaten Sukabumi memeriksa korban terdampak bencana pergerakan tanah secara mobile. Hal itu dengan mendatangi ke pengungsian dan rumah rumah yang dijadikan tempat tinggal sementara para korban.

“Jadi, kita datangi langsung ke para korban. Mulai yang tinggal di pengungsian ataupun di rumah kerabat korban. Mendatangi langsung para korban ini, lebih efektif dalam pengecekan kesehatan,” ucapnya.

Baca Juga:  Dinsos Jabar Harus Mengkaji Ulang Penyaluran Bansos Covid 19

Dalam kegiatan tersebut, dirinya melibatkan semua pihak. Muladi dari perawat, staf, dan para relawan.

“Kami memberikan pelayan kesehatan di tiga kampung. MUlai dari Ciherang, Cijati dan Mekarsari,” ungkapnya.

Baca Juga:  Knalpot Bising Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas di Sukabumi

Menurutnya, PMI Kabupaten Sukabumi akan terus bergerak memberikan pelayanan. Mulai dari evakuasi, pendistribusian logistik, hingga layanan kesehatan.

“Kami telah berkoordinasi dengan BPBD dan siap membantu warga terdampak pergerakan tanah. Kami akan terus memantau warga, terutama untuk memasilitasi setiap kebutuhan yang bisa diberikan oleh PMI,” pungkasnya.

Bagikan: