Warga di Kaki Gunung Sawal Ciamis Tangkap Macan Tutul

KESATUCO.Warga di kaki Gunung Sawal, tepatnya di Desa Cikupa, Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis dikejutkan dengan kemunculan macan tutul.

Warga menangkap Hewan yang mempunyai nama latin Panthera Pardus ini kemudian  dimasukkan ke kandang besi oleh warga.

Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Ciamis, Andi Witria membenarkan adanya macan tutul yang tertangkap di wilayah itu. Hingga saat ini, petugas masih melakukan penanganan di lokasi.

“Kita masih koordinasi apakah ini ditangani secara kekeluargaan atau secara penegakan hukum,” kata dia.

Baca Juga:  Pemuda di Purwakarta Tewas Bunuh Diri

Sementara itu,Kader Konservasi Kabupaten Ciamis, Ilham Purwa mengatakan, macan itu tertangkap pada Kamis subuh setelah terperangkap jebakan yang dipasang oleh warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, macan tutul itu sebelumnya telah diincar karena sempat memakan ternak warga.

“Dia (macan tutul) memangsa ternak di Desa Cikawung. Kalau ada koordinasi dengan petugas, kita pasti melakukan survei dan penghalauan. Tapi yang terjadi justru warga pasang perangkap tanpa koordinasi dengan petugas,” kata dia, saat dihubungi wartawan, Kamis (25/06/2020).

Baca Juga:  Laudya Cynthia Bella dan Engku Emran Resmi Bercerai

Menurutnya, alih-alih mendapat laporan dari warga, petugas konservasi menerima informasi penangkapan itu dari media sosial. Setelah didatangi ke lokasi, macan tutul dengan panjang sekira 1 meter itu dikerangkeng besi oleh warga.

Saat ini, lanjut dia, petugas masih menunggu kedatangan tim medis untuk memeriksa kondisi satwa. Petugas juga berusaha melakukan pengamanan agar warga kondusif dan satwa bisa diselamatkan.

“Kita pasti amankan, agar masyarakat tenang dan satwa selamat. Masalah translokasi, nanti kita sesuaikan,”Jelas dia

Baca Juga:  Ditegur Satpol PP Terkait Izin Produksi, Tambang Pasir di Cirende Purwakarta Tutup Aktivitas Galian

Dia menambahkan konflik macan tutul dengan warga di kaki Gunung Sawal bukan yang kali pertama terjadi. Namun, macan tutul itu hampir selalu ditangkap warga di Desa Cikupa, Kecamatan Lumbung.

Lanjut Ilham, pihaknya akan melalukan analisis sosial mencari akar masalah selalu tertangkapnya macan tutul di wilayah itu.

“Jadi konflik macan tutul dan warga bisa dihindari,” katanya.

Bagikan:
Left Menu Icon