Walikota Bandung Minta Pemuka Agama Sosialisasikan Kang Pisman - Kesatu.co

Walikota Bandung Minta Pemuka Agama Sosialisasikan Kang Pisman

KESATUCO. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengajak pemuka agama untuk berkolaborasi menggerakkan program Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan sampah (Kang Pisman) di wilayah.

Demikian disampaikan, Oded saat mengikuti Kajian Tematik Bandung Agamis (Kataba) di Pendopo Kota Bandung, Jumat (15/11) malam.

“Kami presentasikan kepada para ulama ini sehingga mereka punya wawasan yang berkaitan dengan program Mang Oded, program Kota Bandung,” ucap Oded usai Kataba.

Kepada para peserta Kataba, Oded meminta bantuan untuk dapat menyampaikan kembali isi kajian tersebut kepada umatnya di kewilayahan. Dengan begitu, Oded berharap tujuan Kang Pisman dapat segera tercapai.

“Kalau semua bergerak, ribuan ulama dan mereka punya umat ini akan lebih cepat pembentukan kultur dan pemahaman masyarakat tentang Kang Pisman,” tuturnya.

Lebih lanjut, Oded menambahkan, mengubah budaya warga bukanlah sesuatu yang mudah. Perlu dorongan dan bantuan dari semua pihak, terutama para ‘opinion leader’ untuk mewujudkan hal tersebut.

Sebagai kota agamis, para ulama diminta untuk bisa lebih aktif membantu gerakan Kang Pisman.

“Harapan saya semua para ulama di Kota Bandung ikut menyosialisasikan Kang Pisman. Nanti para ulama mentransfomasikannya dalam berdakwah,” ujarnya.

Tak hanya soal Kang Pisman, program-program lainpun mulai dari ekonomi, keluarga, hingga kemandirian, akan menjadi materi kajian di kemudian hari. Ia berharap cara tersebut bisa efektif dalam membawa perubahan baru di Kota Bandung.

“Inilah cara Mang Oded membangun Kota Bandung berdasarkan narasi Alquran. Tugas Mang Oded adalah membimbing, mengedukasi, mengarahkan supaya masyarakat hidupnya on the track dengan perintah Allah SWT,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, hadir Plt Direktur Utama PD Kebersihan, Gungun Saptari Hidayat yang membeberkan tentang esensi gerakan Kang Pisman.

Gungun memaparkan Kang Pisman bukan sekadar sebagai aktivitas pemilahan sampah, melainkan lebih menumbuhkan karakter masyarakat untuk peduli terhadap ekosistem dan keseimbangan alam. (ram)

Bagikan:
Left Menu Icon