Wali Kota Sukabumi Tegaskan Valentine Day Budaya Barat

KESATUCO. Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menegaskan, Valentine Day yang jatuh pada 14 Februari bukan kebudayaan Islam. Melainkan lahir dari non muslim dari negara barat.

“Perlu adanya edukasi kepada anak-anak remaja dan pelajar kita. Bahwa Valentine Day ini bukan bagian dari agama kita,” ujarnya kepada Kesatu.co usai menghadiri acara Istigosah di Masjid Agung Kota Sukabumi, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga:  Pertamina Pastikan Kecukupan Stok Elpiji di Cicurug Sukabumi

Selaku pemerintah daerah, Wali Kota Sukabumi bekerjasama dengan ormas Bang Jafar Indonesia (BJI) Sukabumi Raya dan yang lainnya mengelar istigosah dalam rangka meluruskan aqidah umat islam. Khususnya bari para pelajar di Kota Sukabumi bahwa hari kasih sayang itu bukan Valentine Day.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Minta Nelayan Terdampak Pelabuhan Patimban segera Diberi Bantuan

“Kita perlu meluruskannya. Jangan sampai para pelajar dan remaja kita, menganggap bahwa Valentine Day itu budaya dan ajaran agama kita,” ucapnya.

Achmad Fahmi berpesan kepada semua pelajar dan remaja di Kota Sukabumi agar jangan mempersempit makna kasih sayang akibat adanya budaya luar.

Baca Juga:  Bawa 103 gram Sabu, Pria di Kota Tasikmalaya Diringkus BNN

“Kasih sayang itu setiap hari dan berikan kepada yang berhak menerimanya bukan kasih sayang yang dapat merugikan,” pungkasnya. (Her)

Bagikan: