Universitas Widyatama Raih Perak di Malaysia, Rancang Aplikasi Deteksi Radikalisme

KESATU.CO –  Seiring perkembangan zaman dan teknologi digital, penanganan terorisme dan radikalisme berbasis elektronik dinilai penting dilakukan agar lebih optimal. Terlebih, konten bermuatan terorisme saat ini telah menjadi kejahatan siber yang perlu penanganan khusus.

Hal tersebut dipaparkan Rektor Universitas Widyatama, Obsatar Sinaga sebagai poin dalam makalah berjudul Ezcybercrime Detection and Response Mobile Apps For Smartphone. Dengan makalah itu, Widyatama menyabet Silver Award.

Baca Juga:  Sempat Hilang, Fahri Bocah Sukabumi Ditemukan di Bogor

Oby sapaan Obsatar Sinaga mengatakan, dalam paper tersebut dibahas mengenai penanganan terorisme yang masih terbatas pada cara-cara konvensional. Menurutnya, ceramah-ceramah atau penyuluhan terkait terorisme di era teknologi perlu diubah karena tidak relevan.

“Konten cybercrime dan terorisme tersebar dan saling berjejaring di sosial media, maka penanganan yang relevan melalui sosial media dan teknologi pula, sebagaimana kami sampaikan dalam paper,” kata Obsata di Bandung, Jumat (11/10/2019).

Baca Juga:  Mata Jabar Sampaikan Kritikan Untuk Bupati dan Dinas PUPR Garut

Dijelaskan Oby, penanganan terorisme melalui smartphone mirip dengan teknologi penyebaran pesan singkat atau SMS Blasting. Aplikasi tersebut, bisa diakses otomatis secara mobile melalui smartphone atau ponsel pintar dengan algoritma tertentu.

“Bedanya, kalau ini kontennya penyuluhan bahaya terorisme atau mendeteksi saluran komunikasi yang terindikasi muatan terorisme, kemudian diselidiki, diberi konten penyuluhan atau diberi bimbingan langsung,” ujarnya.

Untuk itu, Oby bersyukur atas penghargaan Silver Medal dalam kegiatan International Conference and Exposition on Inventions by Institutions of Higher Learning (PECIPTA 2019) yang digelar Kementerian Pendidikan Malaysia dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) sebagai tuan rumah PECIPTA ke-10.

Baca Juga:  Jabar Permudah Perbankan Salurkan Kredit untuk Stimulus UMKM

“Kami berterima kasih mendapat kepercayaan memenangkan silver medal. Ini sebenarnya selain untuk memenuhi keinginan pemerintah Indonesia tentu sebagai motivasi bagi dosen di Widyatama agar bersemangat,” ujar dia. (man)

Bagikan:
Left Menu Icon