Tragis, Satu Keluarga dari Jakarta pulang ke Tasikmalaya, Tiba-tiba Terlantar di Emperan

KESATUCO. Satu keluarga dievakuasi petugas Tim Gugus Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya dari emperan toko di Jalan Selakaso Kecamatan Cihideug Kota Tasikmalaya, Sabtu (23/5/2020).  Keluarga tersebut mengeluh sesak nafas dan terlantar tiga hari tidur di emperan jalan.

Informasi yang dihimpun, satu keluarga ini terdiri dari suami, istri, anak perempuan dan seorang balita.  Mereka mengaku terlantar selama tiga hari dan tinggal di emperan toko di Jalan Selakaso Kota Tasikmalaya.

Petugas pun dengan memakai pakaian alat Pelindung Diri (APD) lengkap langsung mengevakuasi mereka serta segera dilakukan rapid test. Pasalnya, ke empatnya datang dari daerah Jakarta yang notabene zona merah Corona.

Baca Juga:  Sudak Masuki Adaptasi Kebiasaan Baru, Kegiatan Belajar di Kota Tasikmalaya Belum Akan Dimulai

Dw, suami, mengaku keluarga – nya datang dari Jakarta ke Kota Tasikmalaya hendak berlebaran di rumah neneknya. Dw datang tiga hari lalu setelah menaiki kendaraan travel. Namun, saat tiba di Tasikmalaya, dia kaget neneknya sudah tak menempati rumah di Jalan Selakaso karena sudah dijual dan entah pindah ke mana.

Mereka mencari kemana-mana namun tidak kunjung ketemu. Hingga akhirnya, mereka terlantar dan tinggal di emperan di Jalan Selakaso.

Baca Juga:  2.235 Calon Jemaah Haji asal Kota Bandung Gagal Berangkat
Kemudian Dievakuasi Petugas

Tim Gugus pun mendapati informasi ini dari warga sekitar yang resah karena mereka berasal dari zona merah. Apalagi, pasangan suami istri ini mulai mengeluhkan sesak nafas.

Salah seorang saksi mata kejadian, Aris Kurniawan, warga setempat mengatakan, proses evakuasi sekeluarga yang terlantar di emperan tersebut berjalan lancar. Awalnya, Aris melihat mereka ketika hendak pulang ke rumahnya.

“Kebetulan saya mau pulang ke rumah sekitar pukul 22.00 WIB tadi malam (22/05). Lalu melihat mereka tidur di emperan. Lalu saya lapor ke petugas jaga terdekat di Jalan Gunung Sabeulah,” katanya kepada wartawan.

Baca Juga:  Pelayanan SIM, SKCK dan BKPB Kembali Beroperasi

Kemudian, cerita dia, petugas pun datang. Mobil ambulance tiba di lokasi dan mengevakuasi sekeluarga tersebut. Kemudian ketika di lokasi, petugas medis juga langsung melakukan rapid test kepada sekeluarga tersebut. Dan hasil rapid test-nya negatif corona.

Lalu, sekeluarga itu dievakuasi ke Kantor Dinas Sosial. Sementara itu lokasi kejadian yang menjadi tempat mereka tidur telah disemprot disinfektan oleh para petugas medis Tim Gugus Tugas.

Bagikan:
Left Menu Icon