Tiga Orang asal Cianjur Tersangka Penipuan Modus Gendam di 11 TKP di Jabar

KESATUCO. Tindak pidana penipuan dengan modus gendam atau hipnotis diungkap Satreskrim Polres Cimahi. Tiga orang ditangkap dan sudah ditetapkan tersangka.

Dihimpun dari berbagai sumber, gendam diidientikan dengan ilmu hita. Tujuannya untuk mempengaruhi orang sehingga tidak sadar melakukan apa yang diinginkan oleh yang melakukan gendam.

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Marzuki menerangkan, ketiga tersangka ini sudah mengincar korban saat masuk ke bank. Kemudian, saat korban yang diincar sudah keluar, tersangka Ab menghampiri. Kemudian, berpura-pura menanyakan alamat pesantren di Kota Cimahi dengan tujuan hendak menyumbang bantuan.

Di saat bersamaan, ada tersangka berinisial Ne langsung mengatakan dia tahu alamat tersebut. Dia tiba-tiba mengajak korban dan Ab ke tempat tersebut dengan menumpang kendaraan tersangka berinisial De.

Baca Juga:  Positif Covid-19, Menag Fachrul Razi Langsung Jalani Proses Isolasi

“Ab, Ne dan De ini satu komplotan, mereka pura-pura tidak kenal saat beraksi mmembujuk korban,” kata Yoris, di Mapolres Cimahi, Kamis (21/5/2020).

Saat itu, korban dalam pengaruh gendam dan menuruti kemauan ketiga komplotan itu. Kemudian di dalam mobil, tersangka Ab mengaku dari Singapura dan ingin menukar uang dolar menjadi rupiah.

“Tiba-tiba, kata Yoris, tersangka NE berpura-pura tertarik dan berpura-pura menukarkan dolar tersebut di bank. Korban yang tengah bersama mereka, tertarik untuk menukarkan uang rupiah karena akan menguntungkan,” kata Yoris.

Saat itu, korban perempuan itu membawa uang tunai Rp 120 juta dan memmbawa perhiasan senilai Rp 8 juta

Baca Juga:  Gerbang Mapolresta Tasikmalaya Ditabrak Pria Tak Dikenal

“Setelah menguras uang milik korban senilai Rp 120 juta dan perhiasan senilai Rp 8 juta, korban ditinggalkan di mini market. Ketiga tersangka kemudian melarikan diri,” ucap dia.

Akhirnya, korban sadar dan saat mengecek uang dan perhiasannya sudah tidak pada dirinya lagi.

Adapun lokasi kejadian itu terjadi di Bank BRI Unit Ciburuy Padalarang Kabupaten Bandung Barat sebagai TKP awal. Kemudian Bank BRI Cabang Cimahi TKP akhir.

Dalam kasus ini, korban bernama Ny Unus dan Ny Ilah warga Kecamatan Saguling Kabupaten Bandung Barat.

Tersangka Ab dan Ne perempuan dan De laki-laki. Ketiganya warga Kecamatan Cugenang, Karang Tengah dan Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur.

Baca Juga:  Banjir Bandang Juga Terjang 5 Desa di Cidahu Kabupaten Sukabumi
Sudah 11 Kali Kejadian

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga menginformasikan kejahatan dengan modus operandi yang sama, sudah ada 11 laporan di Jabar.

Di Kota Cimahi, ketiga tersangka sudah beraksi enam kali. Di Kabupaten Sumedang satu kali, di Garut dua kali. Kabupaten Tasikmalaya satu kali dan Kabupaten bandung satu kali.

“Total keseluruhan pelaku telah melakukan kejahatan dengan modus operandi yang sama sebanyak 11 (sebelas kali) TKP di berbagai wilayah di Polda Jabar,” ujar Erlangga.

Saat ini ketiga tersangka ditahan di Mapolres Cimahi untuk diproses lebih lanjut. Pasal yang disangkakan adalah Pasal 378 dan atau 372 KUHP.

Bagikan: