Tidak Semua Bisa Work From Home, Dedi Mulyadi : Harus ada Subsidi

KESATUCO. Anggota DPR Dedi Mulyadi berpendapat, anjuran warga untuk diam di rumah sebagai upaya pencegahan virus corona, harus diimbangi dengan subsidi bagi warga miskin yang setiap hari harus keluar rumah untuk bekerja.

Menurutnya, anjuran untuk diam di rumah akan jadi persoalan karena tidak semua orang bisa berdiam diri di rumah, minimal selama 14 hari karena faktor ekonomi atau kebutuhan hidup.

“Bagi para ASN, anggota TNI/Polri, pegawai BUMN atau pegawai swasta yang berpenghasilan tetap, bekerja dari rumah itu tidak masalah. Tapi bagi rakyat kecil seperti pemulung, pedagang keliling, buruh bangunan, buruh tani, tukang ojek, dan lain-lain itu menjadi masalah,” kata Dedi di Purwakarta, Minggu (22/3/2020).

Menurutnya, para pekerja informal tidak bisa diam di rumah sedangkan kebutuhan perut anak istri dan diri sendiri harus dipenuhi. Kata Dedi, harus ada langkah cepat dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga desa untuk menanggulangi persoalan ini.

Yakni dengan menyisihkan dana dari anggaran  untuk mensubsidi khusunya rakyat kecil yang diminta harus berada di rumah.

“Harus ada subsidi. Sisihkan dana dari belanja tidak penting. Perjalanan dinas, ongkos kantor, seminar, atau kegiatan lain yang tidak mesti digelar saat ini. Semuanya bisa dipotong dan dananya dikompensasikan untuk subsidi rakyat kecil. Saya sudah hitung, dananya cukup,” kata mantan Bupati Purwakarta dua periode tersebut.

Menurut Dedi, untuk mengatasi wabah virus corona ini semua pihak harus satu visi. Tidak bisa mengatasi virus corona dengan berpatokan pada pendapat masing-masing.

Jika subsidi bagi rakyat kecil ini berjalan, maka program untuk mengatasi wabah viru dengan meminta rakyat berdiam diri di dalam rumah akan berhasil.

“Harus bersama-sama, agar Indonesia kembali pulih secara politik, ekonomi, dan sosial budaya. Jadi pemerintah sebaiknya memiliki jargon “Anda tinggal di rumah, Kami melayani Anda di luar rumah,” kata Dedi Mulyadi, anggota DPR dari Komisi IV itu.

Bagikan:
Left Menu Icon