Terlibat ISIS, Napi Terorisme di Lapas Tasikmalaya Ikrar Setia pada NKRI

KESATUCO. Seorang narapidana kasus terorisme terlibat jaringan ISIS
Deni Buldan Anwari, berikrar setia pada NKRI. Deni merupakan warga binaan Lapas Kelas II B Tasikmalaya.

Ikrar setia digelar di Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Selasa (28/7/2020) di hadapan
Kepala Lapas Sulardi dan perwakilan dari Kodim 0612 Tasikmalaya, Polresta dan Pemkot Tasikmalaya. Keluarga Deni juga turut hadir.

Baca Juga:  RR Sentil Jokowi: Jangan Lupa Budi, Jangan Suka Bohong

“Ikrar setia ini dibuat tidak dalam keadaan terpaksa atau dipaksa pihak manapun. Tapi selama ini menyadari bahwa Pancasila dan UUD 1945 tidak bertentangan dengan Islam,” kata Deni.

Kepala Lapas Tasikmalaya, Sulardi mengatakan, ikrar setia itu digelar setelah dilakukan pembinaan.

Baca Juga:  Pertama di Jabar, BKSDM Purwakarta Gelar Uji Kompetensi PNS yang Naik Kelas

“Kami menerima salah seorang narapidana teroris JAD ISIS baru satu orang. Selama keluar dari Rutan Salemba Mako Brimob kondisinya itu masih belum hijau dan belum setia pada NKRI. Namun, sekarang ini sudah ikrar setia demi bangsa dan negara. keluarganya mendukung langkah yang selama itu belum diketahuinya,” kata Sulardi.

Baca Juga:  Siswa Rawan Melanjutkan Pendidikan SMA di Bandung Bakal Dapat Rp 2 Juta per Tahun

Deni merupakan narapidana pindahan dari Rutan Salemba cabang Mako Brimob. Deni dihukum selama 3,5 tahun dan sudah menjalani 2 tahun lebih.

“Tetap ditahan di Lapas Kelas II B Tasikmalaya. Semua haknya akan diberikan sebagai warga negara Indonesia seperti remisi dan lainnya,” ucap dia.

Bagikan:
Left Menu Icon