Teka-Teki Itu Akhirnya Terjawab, Lucinta Luna Ditahan di Sel Wanita

KESATUCO. Polisi akhirnya memastikan Ayluna Putri alias Lucinta Luna akan tetap ditahan di sel wanita. Kepastian tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

“Kalau ditanyakan ke sel mana, sel wanita,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis.

Yusri menegaskan soal penempatan sel Lucinta Luna setelah penyidik Polres Metro Jakarta Barat menerima salinan putusan pengadilan berisi pengesahan pergantian kelamin Lucinta Luna dari laki-laki menjadi perempuan.

“Putusan pengadilan sudah menyatakan bahwa yang bersangkutan, pertama menerima permohonan dari pemohon untuk perubahan jenis kelamin dari laki-laki menjadi seorang wanita dengan nama yang lama adalah MF menjadi AP,” ujarnya.

Baca Juga:  Polisi Sebut Model Vitalia Sesha Pakai 3 Jenis Narkoba

Salinan putusan itu juga menyertakan permintaan perubahan status jenis kelamin Lucinta dalam beberapa dokumen resmi.

“Kemudian, poin ketiga meminta kepada Dinas Kependudukan untuk mengubah jenis kelamin termasuk akte kelahiran yang bersangkutan, status jenis kelamin yang tadinya laki-laki menjadi perempuan dan nama berubah dari MF menjadi AP. Ini putusan yang sah dan ini yang kita ikuti,” kata Yusri.

Baca Juga:  Aksi Terjun Payung Puluhan Anggota Brigif Hiasi Langit Kota Sukabumi

Yusri berharap hal itu bisa mennjawab pertanyaan soal penempatan sel Lucinta Luna oleh publik.

“Jadi ini juga sudah bisa membuat teman-teman juga terang semua, kemana LL ini akan ditaruh sel sebelah mana, laki-laki atau perempuan,” tuturnya

Lucinta saat ini masih menjalani penahanan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya, namun bisa saja yang bersangkutan dibawa ke Polres Jakarta Barat untuk keperluan penyidikan.

Baca Juga:  Bupati Minta Warga Selatan Sukabumi Kembangkan Tanaman Kelor

Lucinta akan ditahan di sebuah sel tersendiri yang berada di blok wanita Rumah Tahanan Narkoba (Rutan) Polda Metro Jaya,

Lucinta diancam Pasal 112 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 60 ayat (1) sub huruf pasal 62 juncto pasal 71 ayat (1) UU RI nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (ant/yuz)

Bagikan:
Left Menu Icon