Tart For Hope, Galang Dana Ala The Lodge Group

Nikmatnya Apple Tart Khas Resep Mertua

KESATUCO. The Lodge Group, perusahaan pariwisata yang berlokasi di Lembang, Kabupaten Bandung Barat ini berupaya membantu sektor pariwisata melalui Tart For Hope.

Dikemas dengan menarik, The Lodge Group mengampanyekan Tart For Hope sekaligus berdonasi. Kampanye ini dikemas dalam bentuk kuliner, yakni Apple Tart.

Ide ini muncul pertama kali dari CEO The Lodge Group, Heni Smith. Heni yang pernah tinggal lama di negara Inggris, mendapatkan resep turun temurun Apple Tart dari sang Mertua. Setelah dilakukan tester makanan ke sejumlah kerabat keluarga, Heni percaya diri untuk menjualnya secara luas.

Dengan niat membantu pelaku pariwisata yang terdampak pandemi, Heni mengerahkan karyawannya yang berjumlah 500 orang untuk memproduksi Apple Tart buatannya.

“Di minggu-minggu pertama pemerintah mengharuskan menutup tempat wisata itu saya juga kehilangan harapan. Apalagi saya punya ratusan karyawan yang bergantung hidup dari The Lodge Group. Terus karena saya di rumah saja, akhirnya bisa mengeksplor ragam masakan, salah satunya ya Apple Tart,” katanya, Kamis (21/5/2020).

Ada dua ukuran Apple Tart yang dijual, yakni diameter 26 sentimeter dan 16 sentimeter. Menggunakan bahan baku premium, Heni tidak main-main dalam membuat seloyang kue pie asli negara Perancis tersebut. Adonan kue yang sudah dicampur, kemudian dimasukkan ke dalam loyang berbentuk bundar.

Terjual 100 Pcs dalam Sehari

Setelah itu, di atas adonan diberi fla bercita rasa manis asam yang jadi kunci dari kudapan ini. “Fla ini kata orang-orang yang bikin beda dengan pie apple lainnya. Campuran resep pada fla ini memang jadi resep khusus dari Apple Tart. Rasanya enak tapi saya kombinasikan dengan citarasa Indonesia. Nggak terlalu manis dan asam,” katanya.

Sejak pertama kali diluncurkan di pertengahan bulan April, Apple Pie #tartforhope sudah terjual 100 pcs dalam waktu sehari. Antusias tinggi yang diterima, membuat dia menambah jumlah produksi. Dalam seminggu, 700 pcs sudah ludes terjual.

“Sudah terjual 700 cake dalam seminggu kalau di nilai rupiah Rp 80 juta. Kemudian 30 persennya disumbang ke para pelaku pariwisata. Seperti tour guide, penjaga tiket, atau orang-orang sekitar,” ujarnya.

Heni menuturkan, The Lodge Group yang bergerak di bidang pariwisata juga turut terimbas pandemi COVID-19. Maka dari itu, dia memprioritaskan industri pariwisata dalam kampanye #tartforhope.

Seloyang Apple Pie berukuran 26 sentimeter dibandrol Rp150 ribu dan 16 sentimeter dihargai Rp65 ribu. Untuk pelanggan yang tertarik dengan hidangan ini, bisa memesan langsung melalui pesan WhatsApp.

Selain kampanye #tartforhope, The Lodge Group juga menyediakan hampers untuk Lebaran dengan isian satu buah Apple Pie ukuran besar dan kecil yang dibandrol Rp 200 ribu. (Sab/Ded)

Bagikan: