Tanpa SK Wali Kota Bandung, RW di Dago Terapkan Karantina Wilayah

KESATUCO. Tanpa Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bandung, RW di Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong sudah menerapkan karantina wilayah. Aturan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) Kota Bandung seharusnya ditentukan berdasarkan SK Wali Kota Bandung.

Hal ini pernah disampaikan Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna.

“Penerapan (PSBM) dilakukan bersamaan SK Wali Kota Bandung, mekanisme di perwal dipahami dulu kalau mau diterapkan (PSBM) ajukan, baru SK keluar,” kata Ema di kantor Kecamatan Coblong, Kamis (11/02/2021).

Baca Juga:  Hasil Sidang Isbat: Lebaran Jatuh Pada Kamis 13 Mei 2021

Kata Ema, kecamatan di Kota Bandung sampai saat ini belum ada yang mengajukan karantina wilayah.

Namun, Camat Coblong, Krinda Hamidipradja menyebut ada RW di Kelurahan Dago yang sudah menerapkan PSBM.

“Sudah jalan (PSBM) di RW 4, RW 5, dan RW 12 Kelurahan Dago,” kata Krinda saat dihubungi, Minggu (14/2/2021).

Menurut Krinda, di wilayah tersebut sudah dibuat aturan pembuatan posko dan portal. Selain itu, sosialisasi pada masyarakat setempat juga disampaikan langsung oleh aparat tingkat kelurahan.

Baca Juga:  Libur Lebaran, Warga Bodetabek Dilarang Masuk dan Wisata ke Jakarta

“Buka tutup portal RT-RW dan kawasan sementara, dijaga oleh linmas bergiliran, sesuai jadwal,” ungkapnya.

Meski sudah menerapkan PSBM sejak Sabtu (13/2/2021), Kecamatan Coblong masih berada dalam 10 besar kasus corona di Kota Bandung dengan kasus total 54 kasus. Adapun, sebelumnya Coblong berada di urutan pertama dengan total 77 kasus.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Internasional, Sabu 310 Kilogram Diamankan

“Saat ini petugas di RW tengah menyiapkan data-data, seperti jumlah KK, tim siapa saja. Harus disiapkan di lapangan,” ujarnya.

PSBM merupakan satu langkah untuk menekan laju COVID-19 di tingkat mikro. Ia berharap, dalam beberapa pekan ke depan Kecamatan Coblong bisa keluar dari 10 besar kasus corona di Kota Bandung.

“Rencananya Kelurahan Dago dan Sadang Serang akan tetapi hampir semua kelurahan sudah melaksanakan penyekataan, pengawasan,” tandasnya. (Sab/zal)

Bagikan: