Tangani Khusus, BNNK Sukabumi Bentuk TAT

KESATUCO. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi membentuk tim asessment terpadu (TAT). TAT yang berjumlah tujuh orang tersebut terdiri dari berbagai unsur. Baik Polri, BNN, Kejaksaan, Kemenkumham ditambah Bapas.

“Bapas berkaitan dalam hal penanganan perkara anak,” ujar Kepala BNNK Sukabumi AKBP Deni Yus Danial, Rabu (26/2/2020).

Keberadaan TAT tersebut terkait penanganan secara khusus dalam rangka rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. “Nanti tugasnya menganalisis apakah penyalah guna masuk dalam jaringan sindikat narkoba atau tidak,” ucapnya.

Selain itu, terdapat tim dokter yang bertugas untuk assesment dan analisis medis. Termasuk psikososial serta merekomendasi rencana terapi dan rehabilitasi penyalahguna narkoba. “Tim dokter ini ada paikolognya juga,” ungkapnya .

Sementara itu Sekda Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri mengatakan, pemerintah selalu siapa bekerjasama dalam meminimalkan dampak barang haram tersebut.

“Pemkab Sukabumi sedang dalam tahap penyusunan Raperda tentang penanganan narkobs, payung hukum itu untuk melakukan langkah langkah antisipasi,Prepentif atau Kuratif Lainnya,” pungkasnya. (jay)

Bagikan:
Left Menu Icon