Syekh Puji Kembali Berurusan dengan Polisi, Diduga Nikahi Bocah 7 Tahun

KESATUCO. Masih ingat sosok Pujiono Cahyo Widianto alias Syekh Puji? Pria paruh baya ini kembali dipolisikan. Lagi-lagi, kasus kali ini juga terkait kasus pernikahan di bawah umur.

Seperti diketahui, pada tahun 2008 lalu, Syekh Puji harus mendekam di sel tahanan usai pernikahan dengan Lutfiana Ulfa dipermasalahkan sejumlah aktivis LSM. Maklum, saat itu Syekh Puji menikahi Ulfa yang saat itu masih berusia 11 tahun. Polisi pun mengusut kasus tersebut.

Kala itu, majelis hakim PN Kabupaten Semarang menjatuhkan vonis kepada Syekh Puji selama 4 tahun penjara dan denda Rp 60 juta.

Berdasarkan pemeriksaan bukti dan saksi, kala itu hakim memutuskan Syekh Puji terbukti melakukan unsur tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau bujuk rayu untuk melakukan persetubuhan sebagaimana termaktub dalam Pasal 81 UU No 23 Tahun 2002.

Kini, ia harus kembali berurusan dengan polisi terkait dugaan pernikahannya dengan gadis berusia tujuh tahun.

“Yang dilaporkan oleh pelapor adalah pencabulan dari pernikahan dini,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iskandar Fitriana Sutisna saat dimintai konfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (1/4/2020), seperti dikutip dari detik.com.

Saat ini penyidik masih menggali keterangan para saksi. Sedikitnya ada enam saksi yang sudah dimintai keterangannya. “Saksi yang diperiksa ada 6 orang,” jelasnya.

Namun, Iskandar masih belum mengungkap siapa saja yang sudah dimintai keterangannya. Dia memastikan proses penyidikan masih berlangsung.

“Penyidik masih mencari keterangan saksi-saksi yang mendukung terhadap pasal tersebut. Oleh sebab itu masih banyak saksi-saksi yang dibutuhkan oleh penyidik,” jelasnya.

Iskandar menambahkan korban telah divisum. Hasil visum menunjukkan tak ada persetubuhan.

“Hasil visum korban sudah keluar,” urai Iskandar. (dtk)

sumber: detik.com

Bagikan:
Left Menu Icon