Stok Darah Berkurang, PMI Tangsel Siasati Begini

KESATUCO. Dampak social distancing pencegahan dampak Corona ternyata sangat terasa di Kantor Unit Donor Darah (UDD) PMI Tangsel di Jalan Cendekia, Ciater, Serpong, Tangsel. Terutama soal stok darah.

Kepala UDD PMI Tangsel, Suhara Manullang menjelaskan mewabahnya Covid-19 membuat banyak acara donor darah dari beberapa komunitas dibatalkan.

“Banyak (dibatalkan), secara nasional memang sosial distancing menyebkan ada kesadaran masyarakat untuk tidak berkumpul. Dampaknya, sifatnya mobil unit donor darah banyak dibatalkan dan juga datang ke kantor berkurang,” terang Suhara.

Baca Juga:  Kejagung Tahan Jaksa Pinangki

Lebih lanjut, jika di hari biasa Kantor UDD PMI Tangsel didatangi 20 pendonor. Semenjak adanya Covid-19, pendonor turun secara drastis.

“Biasanya 20 sekarang 10, drastis banget cancel semua,” imbuhnya.

Untuk menyiasati hal tersebut, UDD PMI Tangsel membuat strategi bagi Rumah Sakit (RS) yang meminta darah.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Sampaikan KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2020

“Akhirnya kita bikin strategi membuat edaran ke Direktur RS, supaya kalau RS minta darah minta donor penggantinya dari keluarga. Kita juga beri pemahaman kepada keluarga,” ujarnya.

Suhara juga memastikan dan mengimbau kepada warga Tangsel untuk tetap melakukan donor darah, karena itu tidak ada penularan mengenai Covid-19.

Baca Juga:  Duo F Pantas Terima Bintang Mahaputra Naraya dari Jokowi

“Sementara untuk penularan itu tidak ada. Imbaua dari kami, tetap lah berdonor, kalau pun tidak dibuat secara massal nantipun kita punya protap bisa datang ke kantor, atau mobil khusus kita datang. Tempat juga kita disinfektan, jadi sehabis ada orang yang donor kita clean kan,” tambahnya.(azh)

Bagikan:
Left Menu Icon