Simak Pulau Sebaru, Lokasi Observasi Covid-19 188 WNI

KESATUCO. Pulau Sebaru merupakan bagian dari Kabupaten Kepulauan Seribu. Keberadaannya kian dikenal setelah pemerintah berencana menjadikan pulau tersebut sebagai lokasi observasi 188 WNI kru Kapal Pesiar World Dream dari Virus Corona Covid-19.

Adapun ke-188 WNI tersebut saat ini masih berada di perairan internasional di dekat Bintan, Kepri. Mereka akan segera diangkut menggunakan KRI TNI AL dr Soeharso menuju Pulau Sebaru 1.

Terletak di gugusan Kepulauan Seribu, pulau tersebut merupakan satu dari banyak pulau tak berpenghuni. Ada dua pulau di Kepulauan Seribu yaitu Sebaru Besar dan Sebaru Kecil.

Pulau Sebaru Besar memiliki luas 37,7 hektare. Kedua pulau tak berpenghuni tersebut berada di Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Pulau ini dianggap masih memiliki biota laut yang terjaga, bahkan memiliki keindahan bawah laut yang konon menakjubkan.

Tak heran jika Sebaru kerap dikunjungi para pencinta keindahan bawah laut yang dipenuhi oleh clown fish, atau jika beruntung, ada juga penyu dan lobster.

Sempat Hendak Dijadikan Area Rehabilitasi Korban Narkoba

Sebelum ditetapkan sebagai tempat observasi ratusan WNI kru kapal pesiar World Dream, area pulau ini juga pernah hendak akan dijadikan area rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba. Ide tersebut tercetus pada akhir Maret 2001, atau sekitar 19 tahun lalu.

Awalnya, pusat rehabilitasi di Pulau Sebaru itu akan dilengkapi berbagai fasilitas seperti medical centre dan pusat sosialisasi. Entah apakah rencana tersebut akan dilanjutkan atau tidak.

Pulau Sebaru juga tak lepas dari cerita klenik penuh misteri layaknya cerita pulau yang tak berpenghuni. Kisah ini mencuat sejak ditemukannya kerangka manusia.

Pada April 2018, dua nelayan bernama Nasuri (60), dan Saparudin (30), menemukan tulang belulang manusia berserakan di bibir pantai Pulau Sebaru.

Polisi kemudian membawa tulang belulang manusia itu ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk proses identifikasi.

Dilansir Kompas, Selasa (25/2/2020), Bupati Kepulauan Seribu Husein Murat mengatakan, jika ditempuh dari pesisir Jakarta butuh waktu sekitar dua jam berlayar untuk sampai kesana.

Pulau ini merupakan salah satu pulau tak berpenghuni yang ada di Kepulauan Seribu. Bahkan pulau ini tidak tercatat dalam aplikasi Google Maps.

“Pulau terdekat (yang berpenghuni) itu Pulau Kelapa. Itu sekitar 20 mil (32,18 km) jaraknya,” ujarnya.(add)

Bagikan:
Left Menu Icon