Sepi Penumpang, Terminal Di Sukabumi Tetap Perketat Protokol Kesehatan

Petugas Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi sedang berjaga di area terminal

KESATUCO. Jumlah penumpang bus ke Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi relatif sepi. Khususnya, jumlah kedatangan dan keberangkatan ke Jakarta. Apalagi pasca pemberlakuan PSBB transisi di Jakarta.

“Penumpang kedatangan ataupun keberangkatan dari Jakarta sepi. Bahkan, bus yang datang ke terminal dari Jakarta, nyaris kosong,” ujar Kepala Satuan Pelayanan Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Yukky Rakhman Yunus kepada Kesatuco, Sabtu (17/10/2020).
Menurutnya, bus yang masih banyak penumpangnya ialah ke wilayah timur. Termasuk Bandung yang masih ada penumpang.
“Ke wilayah timur masih lumayan penumpangnya. Meskipun tidak seperti saat normal,” ucapnya.
Meskipun sepi penumpang, protokol kesehatan tetap diperketat. Penerapan 3M menjadi hal wajib dilaksanakan di terminal. 
“Setiap orang yang masuk ke area terminal wajib memakai masker. Mereka pun dicek suhu tubuh, sterilisasi lewat bilik steril. Fasilitas mencuci tangan dan penyanitasi tangan tetap disediakan,” ungkapnya.
Bahkan di dalam bus pun harus ada alat alat penunjang protokol kesehatan. Termasuk menjaga jarak antar penumpang. 
“Setiap bus yang berangkat dari terminal, kita cek dulu. Khususnya jaga jarak antar penumpang agar aman dan nyaman perjalanannya,” terangnya.
Selain itu, terminal yang berada di Jalur Lingkar Selatan ini, menambah fasilitas penunjang.  Mulai dari ruang kesehatan hingga ibu menyusui. 
“Di terminal kita sudah ada ruangan kesehatan, ibu menyusui, dan bermain anak. Bahkan sedang proses ruang membaca,” pungkasnya. (Jay)
Bagikan: