Sekda: ASN Pemkab Tanjung Jabung Barat Dilarang Mudik

KESATUCO. Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dilarang untuk mudik dan bepergian ke luar Provinsi Jambi.

Hal tersebut menindaklanjuti aturan Pemerintah Pusat soal larangan mudik periode 6-17 Mei 2021.

ASN yang terbukti melanggar akan dikenai sanksi disiplin sesuai PP Nomor 53/2010 tentang Disiplin PNS dan PP Nomor 49/2018 tentang Manajemen PPPK.

Baca Juga:  Pendaftaran Program BPUM Masih Dibuka

“Jika ada ASN yang tetap nekat mudik, sanksi tegas akan kita berikan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Agus Sanusi, Senin (26/4/2021).

Kendati demikian, Agus memperbolehkan untuk ASN yamg melakukan perjalanan dinas. Namun harus ada aturan yang jelas terkait tujuan perjalanan dinas tersebut.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Harus Perhatikan Anggaran KPED

“Bisa saja mungkin kalau selama penerapan itu ada yang perjalanan dinas. Tapi tentu harus jelas juga perjalanan dinas itu seperti apa, harus ada surat tugas juga dari pak bupati. Selain itu, harus ada izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian dan di tembuskan ke BKPSDM,” ucapnya.

Sementara itu terkait dengan cuti pegawai, Sekda mengingatkan dan mengimbau untuk kepala OPD betul-betul selektif kepada bawahannya yang mengajukan cuti.

Baca Juga:  Pemkab dan DPRD Purwakarta Sepakati Raperda Retribusi PBG

Pemberian cuti hanya diperbolehkan untuk cuti melahirkan, sakit dan atau alasan penting.

“Tidak ada cuti saat pelarangan mudik yaitu pada 6-17 Mei 2021. Kecuali bagi yang melahirkan, yang sakit atau ada kepentingan yang mendesak,” tegasnya. (Ahm)

Bagikan: