Satu dari Dua Anak yang Terbawa Arus Sungai di Kota Bandung Ditemukan

KESATUCO. Tim Rescue Gabungan Kota Bandung berhasil menemukan jasad Faizal Rahman alias Faiz (6), satu dari dua bocah yang hanyut terbawa arus sungai parit Selokan Loa di Babakan Ciparay, Kota Bandung sejak Jumat (14/2/2020).

Jasad Faiz ditemukan di wilayah Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, pada Ahad (16/2/2020).

Kepala Bidang (Kabid) Kesiapsiagaan, Pemadaman, dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Yusuf Hidayat membenarkan, korban terbawa arus sungai atas nama Faiz sudah ditemukan.

“Sudah ditemukan satu, itu informasi dari lokasi. Tapi belum lengkap. Ditemukan di daerah Sukamenak,” ujar Yusuf melalui pesan singkatnya.

Petugas Diskar PB Kota Bandung, Deden Supriadi menambahkan, saat ini korban ditemukan baru satu orang atas nama Faiz, sedangkan untuk satu korban lagi, masih belum ditemukan.

“Betul (sudah ditemukan). Pukul 08.30 WIB. Tim SAR Gabungan menerima informasi ada temuan mayat di wilayah Sukamenak, Kopo,” kata Deden.

Ditemukan 3,86 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Berdasarkan laporan yang diterima, korban ditemukan oleh seorang pencari cacing pada pukul 05.30 WIB pagi.

Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi penemuan mayat.

“Tim bergerak menuju lokasi penemuan yaitu sekitar 3,87 kilometer dari lokasi kejadian. Kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta keluarga korban bahwa mayat yang ditemukan memang betul atas nama Faisal Raihan alias Faiz,” ujar Deden.

Kemudian, pada pukul 09.00 WIB, jenazah Faiz dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan diserahterimakan kepada keluarga korban.

“Pencarian kini difokuskan pada satu korban lainnya atas nama Irgi (6),” ucap Deden.

Sebelumnya, Deden menyebutkan, kejadian tersebut bermula ketika Faiz dan Irgi sedang bermain sepak bola di lahan dekat dengan Selokan Loa di Babakan Ciparay Jumat (14/2).

Saat itu Irgi terpeleset ke selokan, dan Faiz berupaya menolongnya. Malang, Faiz ikut tercebur ke selokan bersama dengan Irgi.

“Diketahui, kondisi aliran air sedikit berbeda dari biasanya. Hal itu disebabkan adanya hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Bandung,” katanya.

Sebelum kejadian tersebut, sambungnya, warga ada yang mengingatkan untuk berhenti bermain karena hujan turun deras, namun diabaikan.

Dari kejadian tersebut, petugas rescue gabungan, akhirnya menyusuri Selokan Loa Babakan Ciparay.(add)

Bagikan:
Left Menu Icon